5 Diet Aneh Yang Ada Di Dunia Kesehatan

Pengaturan pola makan atau yang biasa disebut diet kini memang dijadikan gaya hidup bagi masyarakat. Tujuannya mulai dari menurunkan berat badan, menjaga tubuh tetap ideal, hingga untuk kepentingan kesehatan dan kecantikan. Namun ternyata banyak cara ekstrim yang digunakan dalam penerapan diet ini. Mulai dari membatasi konsumsi makanan tertentu dan makan satu jenis makanan setiap harinya, sampai memasukkan hewan parasit ke dalam tubuh. Berikut Reps ulas macam-macam diet ekstrim yang ada di masyarakat.

1. Master Cleanse Diet

Master Cleanse Diet adalah diet yang hanya memperbolehkan Anda mengkonsumsi air ramuan, sirup maple, sari lemon, dan cabai. Anda juga boleh mengkonsumsi teh herbal pencahar dan air garam. Jumlah konsumsi ramuan tersebut adalah 6 gelas – 12 gelas setiap harinya selama 10 hari. Kelihatannya mudah. Namun diet ini mendapat nilai F dari para ahli gizi, lantaran tubuh tidak mendapatkan kalori sesuai dengan porsinya. Hal ini menyebabkan tubuh perlahan mulai lapar, mudah lelah, dan mudah marah. Selain itu karena kalori yang masuk terlalu rendah, sel-sel tubuh tidak mendapat energi. Diet ini sebenarnya tidak membuat Anda kehilangan lemak, namun justru membuat Anda kehilangan otot. Diet ini pernah dilakukan oleh penyanyi terkenal Beyonce.

2. Juice Cleanse Diet

Hampir sama dengan Master Cleanse Diet, Juice Cleanse Diet hanya memperbolehkan Anda mengkonsumsi cairan. Bedanya penganut Juice Cleanse Diet hanya mengkonsumsi buah dan sayur yang telah dijus. Jumlah yang dikonsumsi setiap hari adalah 6 – 8 gelas selama 10 hari. Mereka percaya bahwa mengkonsumsi jus dapat mendetoksifikasi tubuh sehingga berat badan dapat turun. Selain itu mengkonsumsi jus juga dapat membantu menyehatkan pencernaan sehingga membantu mempercepat metabolisme tubuh.

Nyatanya, mengkonsumsi sayur dan buah secara utuh lebih dianjurkan karena serat yang terkandung di dalamnya tidak rusak. Selain itu kandungan fruktosa dalam sayur dan buah yang dijus dapat membuat Anda merasa kembung dan diare. 

3. Diet Jeruk Bali

Jeruk bali atau yang biasa disebut grapefruit dalam bahasa Inggris juga tidak luput menjadi trend diet. Peraturannya adalah dengan mengkonsumsi setengah jeruk bali sebelum makan, menghilangkan hidangan penutup, roti, dan sayuran berwarna putih, serta menambah tiga kali lipat porsi daging dan sayuran lainnya.

Cara ini cukup ampuh karena mengkonsumsi setengah jeruk bali sebelum makan dapat membuat Anda merasa lebih kenyang sehingga mengurangi porsi makan. Di samping itu, jeruk bali mengandung enzim pembakar lemak yang efektif menurunkan berat badan. Namun cara ini tidak efektif jika makanan yang dikonsumsi setelah jeruk bali adalah makanan yang tidak sehat. Ditambah lagi jeruk bali memiliki kandungan yang mengganggu kinerja obat, sehingga Anda harus berkonsultasi dulu ke dokter. 

4. Diet Sup Kubis (Kol)

Kubis atau kol dikenal sebagai salah satu sayuran yang memiliki efek diuretik. Maka dari itu, terciptalah diet sup kubis. Cara kerjanya adalah dengan mengkonsumsi sop kubis 1-2 kali sehari menggantikan makanan pokok Anda selama 7 hari. Meski berhasil nyatanya diet ini tidak direkomendasikan karena membuat berat badan turun terlalu cepat sehingga tidak aman. Diet ketat dengan sup kubis ini juga tidak berlangsung lama sehingga kemungkinan berat badan Anda akan kembali naik. Selain itu efek terlalu banyak konsumsi kubis adalah perut terasa kembung.

5. Diet Cacing Pita

Diet teraneh dan terekstrim yang pernah ada adalah diet cacing pita. Cara kerjanya adalah dengan mengkonsumsi larva cacing pita sehingga mereka tumbuh di dalam tubuh Anda (mengerikan bukan?). Cacing pita dipercaya dapat mengurangi kalori yang masuk ke tubuh, sehingga Anda dapat mengkonsumsi makanan apapun dalam jumlah besar. 

Nyatanya ketika cacing pita menyerap nutrisi yang Anda konsumsi, berat badan Anda akan turun karena Anda mengalami kurang gizi. Di samping itu efek samping lain seperti diare, mual, kelelahan, bahkan sakit perut bisa terjadi. Efek paling parah dari diet cacing pita ini adalah pendarahan pada usus karena infeksi. 

Untuk itu sebelum Anda memutuskan untuk menerapkan pola diet, pastikan diet tersebut aman, menyehatkan, dan tidak memiliki efek samping yang negatif untuk tubuh.

(Ayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.