
Hormon testosteron adalah hormon utama pria yang berperan dalam hal seksualitas. Tetapi ini juga membantu Anda membangun otot dan membakar lemak. Itulah mengapa sebagian besar steroid yang digunakan oleh para binaraga untuk meningkatkan kinerja dibuat menyerupai hormon ini.
Meski Anda dapat menggunakan obat-obatan tertentu untuk meningkatkan level testosteron Anda, namun Anda juga bisa menggunakan cara alami yang lebih aman dan tanpa menimbulkan efek samping, seperti konsumsi lemak dan kolesterol sehat, mengurangi asupan gula, cukup tidur, serta latihan beban.
Namun yang menjadi pertanyaan banyak pecinta fitness adalah, apakah latihan kaki secara khusus dapat meningkatkan produksi hormon ini? Berikut Reps ulas informasi selengkapnya untuk Anda.
Tentang Hormon Testosteron
Meski dikenal sebagai hormon pria, faktanya ini juga ditemukan dalam jumlah sedikit pada wanita. Secara umum, pria memiliki sekitar sepuluh kali lipat jumlah testosteron dibandingkan wanita. Itulah mengapa pria lebih mudah membangun otot dan menurunkan berat badan dibandingkan dengan wanita.
Hormon ini bersifat anabolik dan androgenik, yang artinya membantu pertumbuhan otot (anabolik) dan bertanggung jawab untuk mengembangkan karakteristik pria sekunder, seperti pertumbuhan rambut dan janggut, suara berat, dan dorongan seks (androgenik). Pada pria, hormon ini akan memuncak di pertengahan hingga akhir usia dua puluhan dan kemudian menurun setelah itu.
Beberapa kebiasaan tertentu dapat membuat kadar testosteron menurun lebih cepat, seperti konsumsi makanan tidak sehat, melakukan lebih banyak kardio, perokok berat, cedera pada testis, terlalu banyak paparan racun, kelebihan lemak, hingga makan terlalu banyak pembentuk estrogen seperti salah satunya kedelai.
Namun Anda juga bisa meningkatkannya secara alami dengan melakukan beberapa kebiasaan sehat, seperti:
- Mengonsumsi lebih banyak lemak berkualitas tinggi, seperti minyak zaitun dan alpukat, biji-bijian, serta telur utuh.
- Cukup tidur, minimal 8 jam setiap malam.
- Menjaga tekanan darah tetap normal.
- Kurangi asupan gula.
- Konsumsi banyak sayuran, terutama sayuran silangan seperti kembang kol dan brokoli.
- Tingkatkan asupan seng Anda.
- Cukupi kebutuhan vitamin D.
- Latihan beban.
Apakah Latihan Kaki Dapat Meningkatkan Kadar Testosteron?
Sebuah penelitian menemukan bahwa latihan seluruh tubuh yang intens telah terbukti dapat meningkatkan T-level pada pria dari segala usia dan tingkat pengkondisian. Ini karena peningkatan testosteron dapat memicu peningkatan sintesis protein otot untuk perbaikan dan pertumbuhan yang lebih cepat.
Saat tubuh beradaptasi dengan latihan dan menjadi lebih kuat, Anda secara bertahap dapat meningkatkan intensitas latihan sehingga menjadi lebih kuat dan lebih berotot. Ini adalah prinsip kerja progressive overload.
Dari seluruh latihan yang Anda lakukan, latihan tubuh bagian bawah (kaki) mungkin adalah yang paling intens. Ini karena kaki adalah otot terbesar dan terkuat di tubuh Anda, jadi latihan tubuh bagian bawah biasanya dilakukan secara khusus. Inilah yang menyebabkan asumsi bahwa latihan kaki dapat meningkatkan testosteron secara signifikan.
Walaupun ini didukung oleh beberapa penelitian, namun penting dicatat bahwa peningkatan testosteron setelah latihan tubuh bagian bawah dan seluruh tubuh yang intens biasanya relative kecil dan berlangsung singkat. Tingkatnya akan kembali ke garis dasar dalam beberapa jam.
Jadi, meski latihan kaki meningkatkan produksi testosteron, efeknya relative kecil dan tidak bertahan lama. Dan bukan hanya latihan kaki saja, tetapi semua kelompok otot besar menghasilkan efek yang sama. Ini menunjukkan bahwa peningkatan produksi testosteron pasca latihan tidak berperan penting dalam membangun otot dan kekuatan.




