Budaya Steroid

Picture taken on January 15, 2012 in Lille, northern France, of drug capsules. AFP PHOTO PHILIPPE HUGUEN (Photo credit should read PHILIPPE HUGUEN/AFP/Getty Images)

Oleh Fikry Hizbullah

Steroid, sebuah kata yang tidak lagi tabu dalam dunia olahraga. Dahulu, steroid digunakan hanya sebatas kalangan binaraga saja, meskipun tidak semua. Namun seiring pesatnya kompetisi bina badan di Indonesia, ranah penggunaan steroid kian meluas hingga ke ajang body contest.

Pertanyaannya adalah, setimpalkah penggunaan steroid ?

Sebaiknya Reps Mania mengenal terlebih dahulu apa itu steroid dan apa efek samping yang dirasakan pasca mengkonsumsinya. Faktanya, seseorang yang mengkonsumsi steroid akan mengalami penurunan produksi hormon alami dalam tubuh, gangguan pada liver, dan yang terburuk adalah kematian.

“Steroid mempengaruhi keseimbangan hormon tubuh yang lain, tentunya akan menimbulkan kekacauan proses alami dalam tubuh. Memang, steroid bisa hilang dalam beberapa namun ada beberapa orang yang proses penetralannya sampai setahun. Tapi yang perlu diingat kawan-kawan fitness bahwa kandungan steroid dalam darah tidak akan hilang, meskipun dengan cara donor darah bahkan di flush sekalipun,” terang dr. Hario Tilarso, SpKO FACSM kepada reps-id.com, Jakarta, (04/11).

Dewasa ini, penggunaan steroid sudah masuk ke dalam ranah body contest sehingga menimbulkan pertanyaan, sepadankah penggunaan steroid dengan hasil yang di dapatkan dalam mengikuti ajang body contest?

“Kalau boleh saya ibaratkan budaya steroid, baik dalam binaraga atau sekarang menjalar ke body contest, hal ini mungkin di tunjang dengan lagi trendnya budaya “narsisme” dalam masyarakat, masyarakat cenderung expose tentang tubuhnya, perubahan ototnya dan prestasinya. Sebenarnya ini wajar (narsisme) karena baik masyarakat kalangan bawah sampai pejabat negara pun “terjangkit” ini. Faktor lain adalah rasa ingin mendapatkan prestasi yang instan dan ego yang tinggi untuk jadi juara dalam proses cepat,” kata Jajang (bukan nama asli), Pakar Steroid kepada reps-id.com, (04/11).

Tentunya banyak alasan mengapa para atlet binaraga ataupun body contest melakukan hal ini. Salah satunya adalah untuk mengangkat nilai diri mereka. Namun sangat di sayangkan cara mencapainya yang tidak benar.

Pemakaian steroid bisa dilihat dari tujuan awal si atlet, jika egonya tinggi untuk langsung juara dalam kompetisi, jelas ini adalah cara satu-satunya untuk meraih tujuan tersebut, namun kalau ingin berproses dalam mendapatkan sehat dengan bonus tubuh berotot yang kering dan tajam butuh waktu yang lebih panjang ketimbang pemakaian steroid. Jadi perlu atau tidaknya tergantung tiap individu, dia mau berproses atau instan.

“Dan tidak bisa dipungkiri, untuk bisa bersaing masuk dalam jajaran finalis atau juara dalam kompetisi, steroid sering dijadikan pilihan,” ucap Jajang.

Setimpalkah hadiah yang diraih dengan penggunaan steroid?

Kalau untuk juara dan dapat hadiah, Jajang mengatakan jelas tidak setimpal, namun dengan menjadi juara, mereka dapat menaikkan “nilai diri”. “Ambil contoh harga PT (Personal Trainer), Followers media sosial juga naik dan itu memudahkan mereka dalam jualan suplemen,” terangnya.

Intinya, jika Reps Mania ingin menggunakan steroid dalam membentuk badan, artinya Anda harus siap dengan konsekuensi yang akan diterima. Memang efeknya tidak langsung Anda rasakan, tapi penyesalan selalu ada di belakang.

Penggunaan steroid sebenarnya sudah merusak atau bertolak belakang dengan arti healthy lifestyle itu sendiri. Mengapa? Karena Anda sudah memasukkan obat-obatan yang dapat membuat rusak badan manusia.

Anda ingin menjadi seorang atlet dengan menggunakan steroid, berarti Anda juga siap dengan konsekuensi yang didapat. Tidak hanya itu, apakah masa prestasi yang Anda dapat akan selama dengan masa kesehatan Anda? alangkah bijaknya jika Reps Mania menghabiskan dana yang Anda miliki untuk  membeli suplemen ketimbang menghambur-hamburkan untuk stacking steroid.

Jika Reps Mania hanya ingin menjadi artis sosmed, maka sebarkanlah hal-hal yang positif. Tidak perlu menghabiskan sebagian besar dana Anda untuk Steroid. Meskipun prosesnya lama, namun hal yang disampaikan adalah pesan yang positif bagi followers Anda. Konten yang disajikan tidak mesti menunjukkan badan yang bagus, namun bisa diisi dengan konten tips menarik seperti teknik latihan dan tips diet yang baik.

Jadi pilihan dalam menggunakan steroid ada di tangan Anda. So what your choice?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *