Bhadix Sersan Berotot Kompetitor Binaraga 80 kg

Anda pecinta olahraga binaraga, khususnya di Indonesia pasti mengenal atlet yang satu ini. Pria bernama asli Atang Efendi, atau yang akrab disapa Bhadix ini merupakan Sersan TNI Angkatan Darat, serta merupakan salah satu kompetitor binaraga di kelas 80 kg.

Tubuhnya yang tegap dan kekar, juga prestasi yang ia torehkan di ajang-ajang binaraga kerap menjadi inspirasi bagi rekan-rekan dan orang di sekitarnya. Penasaran bagaimana perjalanan fitness Bhadix hingga bisa menjuarai berbagai ajang binaraga dan berdiri di panggung nasional PON?

Hobi dan Penampilan

Bhadix mulai terjun ke dunia fitness sejak tahun 2003 silam. Tepatnya saat masih duduk di bangku sekolah. Sebelum tertarik pada fitness, ia telah menggeluti seni beladiri tarung derajat dan boxing. Selain itu, ia tertarik memiliki tubuh berotot karena membuat penampilannya terlihat lebih baik dan percaya diri.

Tapi sayangnya baru sebentar berkecimpung di dunia fitness, ia terpaksa berhenti, lantaran harus mendaftar sebagai TNI.

Pertama kenal fitness tahun 2003 karena memang basic saya suka olahraga beladiri, yakni tarung derajat dan boxer. Tapi kemudian berhenti karena mau masuk TNI. Tahun 2004 setelah dilantik dan pendidikan 6 bulan, saya lanjut lagi fitness sampai sekarang.” Tuturnya pada Reps.

Keinginan Bhadix untuk punya badan besar berotot akhirnya dimulai kembali setelah dilantik menjadi anggota TNI. Meski awal-awal belum paham bagaimana membangun otot dan hanya mengikuti orang-orang yang latihan di gym, serta informasi dari majalah.

Ada beberapa tempat gym saya kunjungi, di sana terpampang poster poster-poster atlet binaraga nasional yang sudah mempunyai nama. Kemudian dari situ saya mulai terinspirasi dan termotivasi untuk bisa seperti mereka.”

Motivasi dari poster di gym

Berlatih di gym sambil melihat poster para atlet binaraga membuat Bhadix terus termotivasi. Bahkan hal ini menjadi cerita unik di perjalanan karirnya sebagai atlet binaraga.

Ada cerita unik yang membuat saya sangat tidak menyangka sama sekali. Waktu itu di tempat saya gym, terpampang poster atlet binaraga seperti Edeng Sambas, Komara Ditha Yana, dan banyak sekali poster atlet binaraga senior kita. Saya juga sempat lihat di majalah-majalah, salah satunya Reps, yang isinya profil-profil atlet binaraga nasional yang prestasinya sangat luar biasa, termasuk mas Ade Rai.

Saya yang waktu itu belum ada apa-apanya, pengalaman juga belum ada, terus otot juga yah masih tipis-tipis, mulai termotivasi ingin menjadi seperti yang ada di poster-poster itu. Wah kayanya keren juga nih kalau saya bisa punya badan seperti itu.” Cerita Bhadix.

Namun siapa sangka 12 tahun kemudian, pria yang masuk 5 besar dalam ajang Pra PON di Jawa Barat tahun 2019 ini berhasil bertanding satu panggung dengan orang-orang yang ia lihat di poster saat dulu baru mulai membangun otot.

2016, ketika saya mengikuti kejuaraan PON di Jawa Barat, yang tidak saya sangka, waktu tahun 2004 itu saya masih kemarin sore, melihat Kang Komara Ditha Yana hanya di poster di tempat gym, majalah dan video. Tapi 2016 saya seperti mimpi bisa satu panggung dengan beliau, saya bisa sekelas sama beliau. Itu sungguh luar biasa sekali. Yang mungkin tidak terbayangkan sebelumnya oleh saya”.

Karir binaraga dan TNI

Berkarir di dua bidang memang susah-susah gampang. Pada awalnya Bhadix mengaku kesulitan mengatur jadwal latihan dan pertandingan karena jadwal dinas yang padat. Terlebih jika harus dinas keluar. Sebisa mungkin saat ada waktu senggang, ia buru-buru datang ke gym untuk berlatih dan berjemur untuk persiapan menjelang pertandingan.

Namun setelah berhasil menyumbangkan prestasi yang bagus untuk kesatuannya, ia mendapat kelonggaran waktu dalam mempersiapkan pertandingan tertentu.

Pada awalnya saya harus mengatur waktu semaksimal mungkin. Tapi setelah saya mulai memberikan prestasi untuk kesatuan saya, akhirnya satuan juga memberikan kelonggaran waktu untuk persiapan saya jika ada pertandingan tertentu. Kadang satuan juga memberi waktu satu bulan untuk persiapan pertandingan. Jadi saya datang untuk pengecekan apel saja.”

Berkat persiapan yang maksimal, Bhadix berhasil duduk diposisi teratas dalam ajang binaraga kelas TNI/Polri, hingga pertandingan kelas daerah dan nasional.

Dukungan mencapai kesuksesan

Tidak hanya berlatih sendirian, kesuksesan karir Bhadix tercapai berkat adanya dukungan dari banyak pihak. Terutama dari keluarga.

Yang mendukung karir saya paling pertama itu keluarga, terutama ibu. Kemudian yang berperan secara langsung itu adalah kakak saya, kemudian tim atlet senior yang dari awal banyak membantu sharing, serta teman-teman terdekat saya.”

Selain itu peran kesatuan yang juga memberikan kelonggaran berupa waktu untuk Bhadix di sela padatnya aktivitas sebagai TNI AD.

Manfaat fitness untuk karir dan kehidupan

Tidak hanya lebih percaya diri dalam berpenampilan, berkat fitness Bhadix merasa lebih peduli terhadap kesehatannya. Ia juga bangga karena bisa menginspirasi orang di sekitar serta berbagi ilmu tentang bagaimana membangun otot.

Selain itu fitness juga memberikan manfaat pada karir sebagai TNI AD.

Manfaat fitness di karir saya sangat banyak ya. Selain mendapat apresiasi dari pimpinan, saya juga bisa kenal banyak orang berkat prestasi saya di kalangan TNI AD.”

Untuk ke depannya, Bhadix akan terus menjadikan olahraga fitness sebagai kebutuhan untuk menjaga kesehatan. Karena selain ia memang menyukai olahraga ini, banyak benefit yang ia dapatkan. Ia juga berharap dapat mengukir prestasi yang lebih membanggakan dari sebelumnya.

 

Biodata

Nama lengkap : Atang Efendi
Nama panggilan : Bhadix
TTL : Bandung, 3 April 1985
Profesi : Anggota TNI AD
Hobi : Fitness
TB : 168cm
BB Off season : 90kg
BB On season : 80kg
Makanan favorit : Burger
Minuman favorit : Ice Coklat Jelly
Idola : Roelly Winklaar

media sosial: @bhadix_the_warrior

Prestasi :

1. Juara 1 Binaraga TNI/Polri kls under 80kg Th.2013

2. Juara 2 Praporda Jabar kls 80kg Th.2013

3. Juara 2 Binaraga TNI/Polri kls 80+ Th. 2014

4. Juara 2 Binaraga kls 80+ Open Kejurnas Karawang th. 2014

5. Juara 1 Binaraga kls 80kg Porda Jabar 2014

6. Juara 1 kls 80kg seleksi pelatda PON Jabar Th.2015

7. Juara 4 binaraga kls 80kg PON Jabar 2016

8. Juara 1 binaraga kls 80kg Pra Porda Jabar th. 2017

9. Juara 1 Binaraga kls 80kg Porda Jabar 2018

10. 5 besar Pra Pon Jabar 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *