Dari Berat 48 Kg, Pria Ini Bertransformasi Jadi Binaraga Kelas 80 Kg

Siapa sangka binaraga bertubuh kekar ini dulunya adalah pemuda biasa yang hanya memiliki bobot tubuh 48 kg. Namun dengan kegigihannya berlatih, diet, serta mencari informasi seputar fitness, pria dengan nama lengkap Rihi Bram ini bertransformasi menjadi seorang atlet binaraga kelas 80 kg.

asa vs ibuprofen

yasmin haji

benzoyl peroxide wash 2 5%

just started taking cymbalta

c glycoside

Awal Rihi tertarik menggeluti dunia fitness adalah tahun 2012 lalu. Tepatnya ketika ia bekerja di sebuah secure parking mall alias tukang parkir. Bertugas di lantai basement yang sirkulasi udaranya kurang bagus membuat bobot tubuhnya turun drastis dari 52 kg menjadi 48 kg. Saat itulah ia mulai memutuskan berolahraga.

“Semenjak lulus kuliah, gue sibuk kerja, kerja, kerja, jadi nggak bisa olahraga. Lalu gue mikir kalau, gue olahraga futsal, musti rame-rame, kalau badminton minimal berdua. Akhirnya gue cari alternatif olahraga yang fleksibel dan nggak memerlukan partner. Akhirnya gue pilih nge-gym”.

Meskipun awalnya minder, Rihi tidak malu bertanya pada senior-senior yang ditemuinya di gym untuk memperoleh informasi soal fitness. Ia terus belajar dan menekuni aktivitas fitnessnya di sela waktu luang setelah atau sebelum bekerja. Hingga setahun kemudian, setelah berhasil meningkatkan bobot tubuhnya dengan otot menjadi 62 kg, ia mendaftar menjadi seorang personal trainer di sebuah mega gym di Jakarta.

dramamine less drowsy

neurontin pills what this medicine is for

hydroxychloroquine hypersensitivity rash

where can i buy amitriptyline

common side effects of diltiazem

Ditahun 2013, tepatnya setelah 1 tahun berlatih, Rihi mulai memberanikan diri mengikuti beberapa kompetisi di kelas beginning. Meskipun belum mendapat juara pertama, pencapaian terbaiknya adalah ia berhasil meraih peringkat ke-4. Namun tidak berhenti di sana. Karena di kelas beginning terlalu banyak saingan, ia pun kembali mengningkatkan size tubuh dan ilmu pengetahuannya seputar fitness di mega gym tempat dimana ia melatih klien setiap harinya.

Meskipun kini sudah berhasil membangun otot, Rihi mengakui bahwa lebih sulit mengatur pola makan dibanding pola latihan. Terlebih ia memulainya dengan tubuh yang kurus. Jika bulking yang ia lakukan salah, tentu pembentukan otot tidak akan maksimal.

side effects of terbinafine hydrochloride tablets

where can i get fluconazole over the counter

free viagra cialis samples

acetaminophen long term use liver

active form of prednisone

Rihi mempelajari diet dari kenalannya yang merupakan seorang binaraga yang telah vakum bertanding. Juga dari beberapa informasi yang ia dapatkan setelah menjadi personal trainer di mega gym. Menurut Rihi, diet itu bukan hanya sekedar pengaturan pola makan, namun juga pengendalian diri. Harus dengan niat yang bulat, bukan setengah-setengah.

Setelah pencapaiannya saat ini, Rihi masih memiliki target untuk membangun otot tubuhnya hingga masuk ke kelas binaraga 120 kg. Rencananya bulan April 2019 ini, dirinya akan mengikuti ajang O’Mara Classic di Australia. Ia berharap ia bisa meraih juara dan mendapat IFBB Procard. Semoga berhasil Rihi. (Ayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.