Natural Atau Steroid? Ini 6 Perbedaannya

Seiring berkembangnya teknologi, penemuan-penemuan terbaru memungkinkan Anda membangun otot secara instan. Dengan ditemukannya berbagai macam doping yang akrab disebut steroid, memiliki otot besar bak Hercules bukan lagi sesuatu yang sulit.

Anda yang telah berpuluh-puluh tahun menggeluti olahraga pamer otor ini pasti bisa membedakan, mana yang membangun otot secara alami, dan mana yang menggunakan steroid. Namun jika hanya tebak-tebakan saja, semua itu belum tentu benar bukan?

Berikut Reps ulas 6 tanda yang dapat membedakan seorang binaraga membangun otot secara natural atau dengan steroid.

Otot trapezius yang besar

Memiliki otot trapezius yang tebal memang membuat bagian leher Anda terlihat besar dan kuat. Anda juga akan terlihat gagah saat dilihat dari belakang. Namun jika Anda melihat seorang binaraga dengan otot trapezius yang terlalu besar, maka kemungkinan steroid memiliki andil di dalamnya.

Mengapa demikian?

Androgenic-anabolic steroid adalah hormon yang hanya bisa bekerja saat mereka bertemu dengan androgenic-receptor (1). Nah trapezius adalah bagian tubuh dimana terdapat banyak androgenic receptor . Selain itu pada umumnya otot trapezius itu jarang bisa besar meskipun sudah dilatih keras. Tapi tidak menutup kemungkinan jika hal tersebut adalah faktor genetik.

Berdasarkan rasio berat badan, tinggi badan dan lemak tubuh

Jika otot tubuh Anda membesar di waktu yang bersamaan (dengan kondisi tidak alami), mungkin ada sesuatu yang mencurigakan. Memang faktor genetik memungkinkan tubuh berotot Anda bisa tumbuh besar secara alami. Tapi tentu terlihat jelas perbedaan antara mereka yang natural dan menggunakan steroid.

Anda dapat mengetahui binaraga tersebut natural atau tidak dengan menghitung FFMI-nya. FFMI (Free Fat Mass Index) adalah sebuah hitungan yang dirancang berdasarkan komposisi tubuh binaragawan sebelum munculnya steroid. Jika hasilnya <25 kemungkinan Anda adalah binaraga natural. Namun jika hasilnya >25 kemungkinan binaraga tersebut menggunakan steroid.

Binaraga natural memiliki tampilan yang wajar

Ketika binaraga natural terlihat sangat besar, Anda pasti bertanya-tanya, apakah mereka benar-benar natural atau tidak. Bukan rahasia umum bahwa banyak binaraga yang mengaku natural namun tetap menggunakan PED (Performance Enhancing Drugs). Meskipun dengan faktor genetik yang bagus, latihan yang tepat, dan nutrisi yang benar, binaraga natural tetap tidak akan bisa menyaingi tampilan para atlet pro pengguna steroid. 

Perbedaan perubahan tubuh

Perbedaan antara binaraga natural dan tidak natural adalah perubahan tubuh. Tentu saja ada perbedaan antara otot yang dilatih dengan beban dan otot yang diisi dengan testosteron. Binaraga yang membentuk otot natural hanya mengalami perubahan pertumbuhan otot dan berkurangnya lemak. Tapi binaraga steroid memiliki perubahan lebih.

Salah satu contohnya adalah pada wanita. Pada dasarnya wanita tidak bisa membentuk otot layaknya pria karena hormon testosteron yang ada di dalam tubuh wanita sangat sedikit. Namun setelah menggunakan steroid, tubuh mereka bisa sama berototnya dengan para peserta Mr. Olympia disertai dengan perubahan suara dan beberapa bagian tubuh lainnya, seperti payudara yang mengecil, jerawat dan banyak lagi. 

Sementara pada laki-laki payudara akan membesar (ginekomastia), kerontokan rambut, jerawat, hingga perubahan sifat menjadi lebih agresif.

Binaraga natural lebih sulit menjadi kering

Salah satu yang membedakan binaraga natural dan steroid adalah tampilan mereka saat kering (kadar air dan karbo minim) menjelang pertandingan. Steroid tentu dapat dengan mudah membuat otot terlihat kering dan sempurna dalam waktu yang singkat. Tetapi untuk binaraga natural nampaknya lebih butuh waktu yang lama untuk mengatur pola makan dan diet air agar mencapai penampilan yang sempurna.

Ukuran kepala dan rasio tubuh yang tidak proporsional

Pernahkan Anda melihat binaraga yang memiliki tubuh sangat besar, namun ukuran kepalanya lebih kecil sehingga tidak proporsional? Tentu banyak sekali bukan.

Pertumbuhan otot yang tidak semestinya memang membuat tubuh terlihat tidak simetris. Terutama bagian kepala yang kecil, sementara otot tubuh tumbuh sangat besar. Tetapi ada juga yang mengatakan bahwa growth hormon jenis tertentu dalam jumlah yang besar dapat memperbesar ukuran kepala. Yakni penebalan pada bagian tengkorak. (Ayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.