Waspada Corona: 5 Orang Reaktif Dalam Rapid Test Polri di CFD

Ilustrasi foto by: Bimo

Jakarta, 21 Juni 2020 – Dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara yang ke-74, Pusdokkes Polri menyelenggarakan rapid test secara gratis di lokasi car free day Jakarta. Hasil dari tes yang diikuti oleh 600 orang tersebut, 5 orang dinyatakan reaktif.

Dikutip dari detik.com, Kapusdokkes Polri, Brigjen Rusdianto, mengatakan bahwa ada 5 orang yang reaktif saat rapid test hari ini. “Rapid test tadi yang ikut tes 600 orang. Reaktif 5 orang.”

Hasil rapid test lima orang tersebut kini telah ditindaklanjuti dengan swab test. Selain itu Polri juga akan menindaklanjuti hasil test PCR yang dilakukan di RS Polri.

Telah kita ketahui, semenjak New Normal diberlakukan oleh pemerintah, termasuk di Ibukota Jakarta, aktivitas outdoor, termasuk olahraga kembali dilaksanakan. Padahal kondisi penyebaran virus belum juga bisa dikendalikan.

Baca juga: Kekurangan dan kelebihan berolahraga di dalam dan luar rumah

Hal ini bertujuan untuk menyeimbangkan kembali sektor-sektor yang terimbas oleh pandemi yang menyebar di berbagai penjuru dunia.

Namun dalam hal ini, banyak masyarakat yang masih kurang peduli terhadap aturan yang ditetapkan pemerintah dalam masa New Normal.

Di banyak tempat masih banyak kerumunan, juga kurangnya kesadaran untuk menjaga jarak, pemakaian APD, hingga perihal menjaga kebersihan. Hal inilah yang memicu penularan virus pada banyak orang.

Seorang penata busana kondang, Didiet Maulana juga ikut bicara perihal kesadaran pemakaian APD. Menurut Didiet, sebaiknya para public figure yang memiliki banyak pengikut di media sosial sebaiknya tidak memposting konten tanpa menggunakan masker, karena bagaimanapun mereka juga merupakan contoh bagi masyarakat. Hal ini dituangkan di dalam instagram story-nya.

Inilah pentingnya memahami dan menaati peraturan yang sedang berlaku. Terlebih aturan tersebut dibuat bukan hanya untuk keselamatan pribadi, namun untuk kebaikan semua orang.

Untuk saat ini, ada baiknya Anda mengurangi aktivitas di luar ruangan bila tidak mendesak. Meskipun bosan, bertindak tidak egois untuk keluar rumah hanya karena jenuh dapat meningkatkan penularan virus yang sedang merebak saat ini. (Ayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *