Berlatih Dengan Mesin atau Beban Bebas?

Dewasa ini olahraga beban memang banyak diminati oleh berbagai kalangan. Alasannya mulai dari tujuan kesehatan, membentuk tubuh yang ideal, menurunkan berat badan, hingga membangun otot. Saat berlatih di gym, mungkin Anda bisa menggunakan mesin-mesin beban yang tersedia. Sedangkan jika Anda berlatih di rumah, Anda dapat menggunakan beban bebas dari barbell juga dumbbell yang relatif murah dan mudah dibawa kemana-mana.

Pertanyaannya adalah, mana yang lebih baik untuk Anda gunakan untuk berlatih? Apakah beban bebas atau dengan menggunakan mesin?

Jika Anda ingin mendapatkan hasil terbaik, Anda perlu mengetahui apakah berlatih menggunakan mesin lebih baik daripada menggunakan beban bebas, atau mungkin sebaliknya. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut kelebihan dan kekurangan dari latihan menggunakan mesin dan beban bebas.

No.

Mesin

Beban Bebas

1.

Saat Anda berlatih menggunakan mesin, Anda bisa menambah beban sebanyak apapun dalam satu kali latihan. Baik tunggal ataupun multiple. Sehingga tidak banyak membuang waktu dan memperlama jeda antar set.

Jika Anda berlatih menggunakan dumbbell Anda tidak bisa mengganti beban angkatan. Jika menggunakan barbell Anda harus menambah dan mengganti beban sehingga memakan waktu.
2. Berlatih menggunakan mesin umumnya kurang memberi tekanan hormonal pada tubuh. Selain itu beban yang diangkat tidak semaksimal saat menggunakan beban bebas sehingga kalori yang terbakar juga lebih kecil. Berlatih menggunakan beban bebas dapat membantu Anda memperkuat otot tubuh secara maksimal serta memaksimalkan respon hormonal. Pembakaran kalori juga lebih besar dari mesin.
3. Resiko cedera lebih kecil karena sudah dirancang sedemikian rupa agar pengguna terhindar dari cedera akibat mengangkat beban terlalu berat. Resiko cedera lebih besar dan perlu menggunakan spotter karena khawatir saat beban terlalu berat akan jatuh dan menimpa orang yang sedang berlatih.
4. Lebih mengena sasaran pada otot tertentu sehingga konsentrasi gerakan tetap terjaga. Sedikit sulit untuk memfokuskan gerakan karena tubuh harus lebih berkonsentrasi menentukan eksekusi gerakan yang benar.
5. Variasi gerakan menggunakan mesin lebih sedikit dari beban bebas, sehingga otot akan mudah terbiasa. Variasi gerakan lebih banyak daripada menggunakan mesin, sehingga otot tidak terbiasa dan lebih terstimulasi dengan baik.
6. Rancangan mesin fitness tidak selalu cocok untuk semua individu. Kadang orang yang terlalu tinggi atau terlalu pendek akan merasa tidak nyaman dan kesulitan menggunakan mesin. Beban bebas dapat digunakan oleh siapa saja. Baik mereka yang gemuk, kurus, terlalu tinggi, terlalu pendek, bahkan yang mengalami cacat fisik sekalipun.
7. Berlatih dengan mesin mungkin lebih efisien, namun hanya melatih otot secara umum (otot besar) sementara otot kecil sering terabaikan. Berlatih menggunakan beban bebas secara tidak langsung dapat melatih persendian tubuh yang tidak tereksekusi saat menggunakan mesin.
8. Mesin lebih sulit dibawa sehingga terbatas hanya di dalam ruangan saja.

Lebih mudah dibawa kemana-mana.

Namun dari semua kelebihan dan kekurangan ini, baiknya Anda mengkombinasikan antara berlatih dengan mesin dan beban bebas agar latihanĀ  Anda lebih maksimal. Karena masing-masing latihan memiliki fungsinya masing-masing, baik dalam menstimulasi otot hingga faktor meminimalisir cedera. (Ayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *