Kiat Mudah Memperbaiki Ketidakseimbangan Otot

Salah satu masalah yang paling sering terjadi saat membangun otot adalah ketidakseimbangan otot. Contohnya otot tangan bagian kanan dan kiri yang kekuatannya tidak sama.

Hal ini sebenarnya memang normal, bahwa sisi yang dominan akan lebih kuat daripada sisi non-dominannya. Namun dalam latihan beban, jika dibiarkan mungkin akan menimbulkan efek negatif berupa cedera dan ketidaksimetrisan otot.

Tingkat ketidakseimbangan otot pada beberapa bagian tubuh memang tidak dapat dihindari. Tetapi jika bagian tubuh non-dominan Anda terlalu lemah, tentunya juga akan mempengaruhi latihan yang Anda lakukan.

Ketika Anda melakukan latihan dengan porsi yang sama dengan yang dominan, bagian non-dominan akan menyerah lebih dulu yang mana jika dipaksakan kemungkinan dapat terjadi cedera. Namun jika Anda menyerah, otot menjadi tidak simetris (tidak sama besarnya). Lantas bagaimana cara mengatasinya?

Berikut Reps bagikan beberapa gerakan latihan yang dapat membantu menyeimbangkan kekuatan otot Anda.

One-arm pull-down

Pernahkan Anda perhatikan, bahwa di gym tidak pernah ada orang yang melakukan latihan pull-down dengan satu lengan? Padahal latihan yang mengandalkan otot tangan ini sangat baik untuk meningkatkan kekuatan otot tangan. Terlebih jika dilakukan dengan hanya menggunakan satu otot lengan saja. Cobalah lakukan pull-down dengan satu lengan, terutama bagian yang non-dominan untuk melatih kekuatan tangan Anda.

One-arm pull-up

Selain pull-down, pull-up juga dapat membantu meningkatkan kekuatan tangan Anda karena sama-sama mengandalkan otot tangan secara keseluruhan. Cobalah lakukan one-arm pull-up, terutama pada bagian otot non-dominan Anda.

Single-arm dumbbell overhead press

Alih-alih menggunakan barbell untuk mengatasi ketidakseimbangan otot, Anda dapat melatih otot Anda, terutama yang non-dominan dengan gerakan single-arm dumbbell overhead. Ini adalah salah satu gerakan yang baik untuk meningkatkan kekuatan otot. Anda dapat menggunakan beban yang tidak terlalu berat untuk menghindari cedera pada bagian non-dominan yang Anda latih.

Single-leg squat

Tidak hanya tangan, kaki juga memiliki bagian yang dominan dan non-dominan. Biasanya bagian ini berlawanan dengan bagian tangan. Contohnya, bila bagian tangan yang dominan adalah sebelah kanan, maka pada kaki yang dominan adalah sebelah kiri.

Salah satu gerakan yang dapat membantu Anda melatih bagian kaki yang non-dominan adalah single-leg squat. Namun jika tubuh belum terbiasa dengan gerakan ini, Anda dapat menggunakan bantuan lengan untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Baca juga: 3 single-leg squat untuk gluteus yang seksi

One-arm push-up/hand-stand

Jika Anda penggemar senam, Anda dapat melakukan push-up dan hand-stand untuk melatih kekuatan bagian tubuh non-dominan Anda. Caranya mudah, cukup lakukan gerakan seperti biasanya, namun hanya gunakan satu tangan sebagai tumpuan.

Kesimpulan

Setelah mengetahui mana sisi lemah Anda, Anda dapat mulai memprioritaskannya dalam berlatih. Artinya Anda harus mendahulukan sisi non-dominan terlebih dahulu sebelum sisi yang dominan, sehingga memungkinkan Anda memberi energi dan perhatian penuh.

Meski demikian, Anda juga tidak boleh melupakan sisi dominan. Anda harus tetap melatih bagian tersebut dengan melakukan jumlah yang sama di kedua sisi, tetapi lakukan lebih banyak set pada sisi yang kurang kuat.

Contohnya, jika Anda melakukan 3 set 10 repetisi ke bagian otot yang dominan, maka Anda dapat melakukan 6 set dengan 5 repetisi pada bagian otot non-dominan. Ini memungkinkan pemulihan otot lebih cepat tanpa mengurangi total usaha.

Meskipun tidak 100% membuat kekuatan kedua sisi tubuh Anda seimbang, metode ini memungkinkan Anda memiliki dua sisi yang kuat dan tentunya sangat berpengaruh pada eksekusi gerakan latihan Anda selanjutnya.
(Ayu)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *