Echinaceae

Echinacea_Prairie_Splendor

Tanaman bunga-bungaan ini masih termasuk family bunga matahari (Sun Flower). Hidup di iklim kering dengan tinggi tanaman 2-3 kaki. Ada tiga jenis Echinaceae yang umum dan tersebar luas, ketiganya adalah E. Angustifolia (narrow-leaved purple coneflower), E. Palida (pale purple coneflower) dan E. Purpureae (purple coneflower). Selain itu masih banyak jenis Echinaeae yang lain namun jarang digunakan, diantaranya adalah E. Atrorubens, E. Paradosa, E. Sanguinea dan E. Simulata.

Dalam dunia pengobatan sendiri yang sudah lama digunakan di Amerika dan Eropa adalah E. Angustifolia, E. Pallida dan E. Purpureae. Seperti yang diungkapkan oleh ahli antropologi Melvin Gilmore (1919), bahwa E. Angustifolina: “Tanaman ini pada umumnya bisa digunakan sebagai penangkal racun dari gigitan ular dan binatang berbisa juga sengatan dari binatang beracun”. Dan Echinaceae bisa digunakan sebagai obat-obatan di rumah untuk mengobati lebih banyak penyakit ringan daripada tanaman lainnya.”

Echinaceae juga disiapkan sebagai obat untuk luka luar, eczema, luka bakar, psoriasis, herpes dan lainnya (Hahn and Mayer, 1984). Tetap yang digunakan adalah E. Purpureae dan tambahan akar dari E. Angustifolia dan E. Pallida (Hoobs, 1989, 1993; Bauer & wagner, 1991; Foster, 1991).

Tak hanya itu, belakangan juga diketahui bahwa Echinaceae juga bisa untuk mengobati batuk, pilek dan flu. Dan jenis Echinaceae yang aktif digunakan adalah E. Purpureae. Bagaimana cara kerjanya? Echinaceae Purpureae diambil sarinya dan ini digunakan sebagai bahan dari obat tersebut. Echinaceae diketahui dapat digunakan untuk system kekebalan tubuh. Dimana Echinaceae menstimulasi sel darah putih memproduksi macrophages dan granulocytes (sel darah putih sangat penting untuk system kekebalan tubuh). Dari sinilah tubuh bisa melawan penyakit batuk, pilek dan flu.

echinacea-purpurea-rubinstern-2

Meski sudah ratusan studi tentang Echinaceae dan manfaat medisnya sudah dipublikasikan, studi lanjutan tetap diperlukan untuk mengembangkan identitas standar dalam hal bentuk, jumlah, waktu dan dosisnya yang tepat, serta perbedaan-perbedaan dalam berbagai perlakuan Echinaceae (Bauer & Wagner, 1988). Saat ini penelitian pharmakologi telah membuktikan bahwa sari/ekstrak echinaceae berpengaruh positif terhadap system imun/kekebalan tubuh, dan sekarang kita mulai memahami bagaimana echinaceae dapat digunakan secara optimal untuk pencegahan dan pengobatan penyakit.

Not to be used in:

  • Penderita AIDS/HIV infection
  • Penderita alergi pada suatu tanaman, atau penderita alergi lainnya
  • Penderita lupus, reumatoid arthritis, dll
  • Leukimia, multiple sclerosis, tubercolosis

Bila memang penderita adalah seorang alergi-an, silahkan berkonsultasi dengan ahli paramedis atau dokter Anda. Dan perlu diingat obat ini juga tidak dianjurkan bagi wanita hamil dan menyusui, tapi bila kehamilannya tidak beresiko bisa menggunakan obat ini sesuai anjuran dokter.

Tentunya setiap obat ada efek sampingnya, begitu juga dengan obat Echinaceae. Walau banyak orang yang berbeda pendapat namun dari hasil pengalaman yang sudah ada, diketahui inilah efek samping yang bisa diderita oleh pemakai:

  • Tekanan darah rendah.
  • Pusing-pusing.
  • Susah bernafas (dada sesak).
  • Timbul ruang di wajah dan gatal-gatal.
  • Wajah menjadi bengkak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.