Telur Utuh atau Putih Telur?

Dilema konsumsi telur masih menjadi topik yang menarik untuk diulas. Ini terjadi lantaran kuning telur mengandung kolesterol yang cukup tinggi, yakni 185 miligram atau setara 62% jumlah yang disarankan per hari. Konsumsi kolesterol jangka panjang dapat menyebabkan munculnya penyakit kardiovaskular.

Sebuah penelitian menemukan bahwa kadar kolesterol LDL adalah penyebab aterosklerosis, yakni kondisi dimana pembuluh darah tersumbat oleh kolesterol. Kondisi ini dapat memicu terjadinya penyakit jantung atau serangan jantung.

Saat membangun otot, kebanyakan orang hanya mengonsumsi putih telur. Ini karena putih telur tidak mengandung kolesterol dan kaya akan protein. Namun benarkah hanya konsumsi putih telur saja sehat? Manakah yang lebih baik untuk dikonsumsi, telur utuh atau putih telur?

Baca juga: Cara sehat saat memasak telur.

Putih telur

Kelebihan:

  • Putih telur adalah sumber utama protein tanpa ada lemak atau karbohidrat, sehingga sangat baik untuk memenuhi kebutuhan protein harian. Dalam 100 gram putih telur, mengandung 11 gram protein.
  • Selain kaya protein, putih telur rendah kalori. Ini yang membuat putih telur menjadi menu andalan saat diet. Karena meski dikonsumsi dalam jumlah banyak, Anda tidak perlu khawatir pada jumlah kalorinya.
  • Putih telur semakin menyehatkan karena tidak mengandung kolesterol.

Kekurangan:

  • Putih telur bagus untuk memenuhi kebutuhan protein, tetapi tidak mengandung nutrisi lain yang dibutuhkan oleh tubuh, sehingga perlu mendapatkannya dari makanan lain.

Telur utuh

Kelebihan:

  • Telur utuh mengandung leusin, yakni asam amino rantai cabang utama yang digunakan untuk sintesis protein otot.
  • Telur utuh sangat baik untuk diet rendah karbohidrat, meski mengandung lebih banyak kalori dari lemak dan protein.
  • Kuning telur yang ada di dalam telur utuh mengandung lebih banyak nutrisi, di antaranya kalsium, zat besi, fosfor, seng, tembaga, mangan, thiamin, vitamin B 5, 6, 9, 12, Vitamin A, E, D, K, Omega-3, asam lemak, dan kolin. Semua nutrisi ini membantu produksi testosteron dan perkembangan tulang.

Kekurangan:

  • Kuning telur pada telur utuh memang mengandung banyak nutrisi, namun mengonsumsinya dalam jumlah banyak mungkin akan memberikan efek yang negatif karena kandungan kolesterolnya.

Manakah yang lebih baik?

Mengonsumsi putih telur memang memberikan manfaat yang sehat tanpa perlu takut adanya kolesterol. Namun untuk memenuhi kebutuhan nutrisi lainnya Anda perlu mengonsumsi makanan lain untuk mendapatkannya.

Sementara konsumsi telur utuh, Anda seperti mengonsumsi paket lengkap karena mengandung berbagai nutrisi. Namun yang harus Anda waspadai adalah kandungan kolesterol jika dikonsumsi terlalu banyak.

Jadi mana yang paling baik? Jawabannya tergantung pada tujuan Anda. Namun untuk mendapatkan manfaat terbaik, Anda perlu mengonsumsi keduanya dalam jumlah yang seimbang (tidak berlebihan).

(Ayu/berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *