Waspadai Gejala Ini Saat Demam

Demam biasanya merupakan tanda bahwa Anda terserang infeksi atau penyakit. Demam umumnya akan reda dan hilang dalam beberapa hari. Baik dengan bantuan obat atau tidak mengonsumsi obat sama sekali.

Namun, jika Anda mengalami demam naik turun, contohnya hari ini demam, besok reda, dan lusa kembali demam, ada kemungkinan Anda terserang tiga jenis penyakit di bawah ini.

Tifus

Tifus merupakan penyakit demam parah yang mendadak dan seringkali tidak diketahui penyebabnya. Infeksi ini disebabkan oleh bakteri Salmonella yang tertelan oleh penderita. Wabah tifus sangat mudah menular dan paling banyak ditemukan di wilayah dengan Sanitasi buruk, dan akses air bersih yang terbatas.

Biasanya, kita mulai merasa tidak enak badan 7-14 hari setelah terinfeksi bakteri, disertai dengan nyeri perut, diare atau sulit buang air besar,dan demam tinggi hingga 39-40° Celcius. Pola demamnya pun naik turun, di pagi hari suhu tubuh kita bisa turun, tapi setelah itu bisa kembali naik selama sepanjang hari.

Jika tifus tidak ditangani segera, gejala dapat bertambah parah dalam beberapa minggu dan berisiko menyebabkan komplikasi yang fatal.

Demam Berdarah

Demam berdarah ditularkan oleh gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi virus dengue. Penyakit yang biasanya mewabah di musim hujan ini memiliki gejala awal seperti tubuh menggigil, muncul bintik-bintik kemerahan di kulit, dan wajah memerah yang bisa berlangsung selama 2-3 hari. Gejala khas lain yang muncul pada demam berdarah adalah demam naik turun yang memiliki pola seperti pelana kuda. Puncak dari demam ini bisa sangat tinggi yang mencapai 40° Celcius atau lebih.

Tanda-tanda terserang demam berdarah yang lainnya adalah sakit kepala parah, belakang mata terasa sakit, nyeri otot dan sendi, kelelahan, mual, muntah, kehilangan nafsu makan, dan perdarahan ringan. Berbagai gejala tersebut biasanya mulai muncul 4-6 hari setelah kita terinfeksi dan berlangsung hingga 10 hari.

Malaria

Penyakit yang biasanya ditemukan di negara beriklim tropis dan subtropis ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Anopheles yang terinfeksi. Gejala malaria biasanya membutuhkan waktu 7-18 hari antara terinfeksi dan munculnya gejala (masa inkubasi), tapi ada juga yang gejalanya baru keluar satu tahun kemudian.

Gejala awal penyakit malaria mirip seperti gejala flu, tubuh demam dengan suhu tinggi, sakit kepala, tubuh berkeringat, panas dingin, muntah dan terkadang disertai nyeri otot, diare, serta badan terasa tidak enak. Berbagai gejala tersebut terkadang sulit dideteksi sebagai malaria karena terlihat ringan.

Sekedar informasi, demam karena malaria terjadi dalam siklus 24-72 jam tergantung pada jenis parasit yang menginfeksi. Selama siklus ini, awalnya Anda merasa kedinginan dan menggigil. Setelah itu,akan muncul demam yang disertai kelelahan dan banjir keringat. Gejala tersebut biasanya berlangsung antara 6-12 jam dan kemudian demam turun kembali.

Jika ada teman, keluarga, atau bahkan diri Anda sendiri yang mengalami demam naik turun, segeralah cek dokter untuk mengetahui apa yang sebenarnya terjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

 

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.