4 Prinsip Nutrisi Untuk Menghilangkan Lemak

Diet yang Anda lakukan tidak akan berhasil jika masih belum paham prinsip nutrisi yang benar untuk menghilangkan lemak.

Dalam membentuk tubuh ideal dan menghilangkan lemak tubuh, biasanya Anda melakukan olahraga dan diet. Namun kenyataannya tidak semudah itu. Pengaturan nutrisi yang salah seringkali membuat usaha Anda gagal dan berat badan tidak kunjung turun. Untuk itu Anda perlu memahami bagaimana prinsip nutrisi yang benar untuk menghilangkan lemak yang bersarang di tubuh Anda.

Berikut 4 prinsip nutrisi untuk menghilangkan lemak yang perlu Anda ketahui.

Prinsip 1: Makan lebih banyak protein

Mengapa harus konsumsi protein? Karena protein merupakan pemeran utama dalam pertumbuhan dan perbaikan otot. Selama Anda konsumsi protein yang cukup, Anda dapat mengoptimalkan pemeliharaan otot bahkan saat Anda membatasi asupan kalori. Protein juga dapat mengurangi nafsu makan karena butuh waktu yang lama untuk dicerna, serta melepaskan hormon choleslcystokinin yang membuat Anda merasa kenyang.

Berapa banyak kalori yang perlu Anda konsumsi sehari-hari? Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of International Society of Sports Nutrition menemukan bahwa atlet binaraga yang akan mempersiapkan diri menghadapi pertandingan mendapatkan hasil terbaik dengan mengonsumsi sekitar 1,1-1,4 gram protein per-pon berat badan. Namun untuk Anda yang tidak terlalu aktif (hanya beraktivitas normal), dapat menghitung kebutuhan protein dengan kalkulator makronutrien.

Hal penting perlu Anda catat adalah, pastikan sumber protein dan cara pengolahannya benar. Sehingga tidak mengurangi kadar nutrisi dari sumber protein itu sendiri.

Prinsip 2: Kurangi lemak pertama kali

Setelah mengetahui jumlah kebutuhan protein, Anda dapat menyesuaikan dengan kebutuhan makronutrien lainnya. Namun sebelum memutuskan untuk mengurangi karbohidrat, pastikan Anda mengurangi lemak terlebih dahulu. Mengapa? Karena karbohidrat adalah sumber energi utama bagi otak dan tubuh Anda.

Selama berolahraga, tubuh bergantung pada lemak dan karbohidrat sebagai bahan bakar utama. Semakin tinggi intensitas latihan Anda, semakin besar kebutuhan karbohidrat dalam tubuh.

Mengurangi karbohidrat lebih banyak, akan membuat Anda mudah merasa lapar saat berolahraga atau beraktivitas, sehingga konsentrasi dan kegiatan sehari-hari Anda akan terganggu.

Prinsip 3: Prioritaskan karbohidrat saat latihan

Kebanyakan orang beranggapan bahwa konsumsi protein selama dan setelah latihan sangat penting. Namun lupa bahwa konsumsi karbohidrat juga sama pentingnya.

Mengonsumsi karbohidrat selama latihan dapat memberikan pasokan bahan bakar cepat dicerna yang menghemat glikogen otot, meningkatkan fokus latihan, serta mengurangi tingkat kerusakan otot. Sementara konsumsi karbohidrat pasca latihan dapat mengisi kembali simpanan glikogen, meningkatkan pemulihan otot, dan mempersiapkan tubuh Anda lebih baik untuk berlatih keesokan harinya.

Untuk memaksimalkan energi selama dan setelah latihan, distribusikan karbohidrat sebagai berikut;

  • Makan 30-40% sebelum latihan.
  • Konsumsi intra-workout shake 5-15%.
  • Makan 30-40% setelah latihan.

Dengan cara ini Anda dapat berlatih maksimal dan fokus meski sedang melakukan diet.

Prinsip 4: Konsumsi lebih banyak cairan

Saat diet, Anda sering merasa lapar dan ingin makan camilan. Nah salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan minum air. Anda juga dapat mengatur porsi makan dengan minum air sebelum makan, selama makan, dan setelah makan. Cara ini dapat membuat Anda mudah merasa kenyang.

Baca juga: 3 hal yang dapat mengontrol rasa lapar selama diet

Ketika Anda minum air dalam jumlah banyak, perut Anda akan membesar dan memicu reseptor peregangan yang terletak di lapisan perut untuk mengirim sinyal ke otak. Sehingga Anda akan merasa kenyang tanpa harus konsumsi camilan yang merusak diet Anda.

(Ayu/berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *