
Alzheimer dan demensia adalah dua penyakit yang sering dianggap sama, padahal keduanya berbeda. Demensia adalah kumpulan gejala yang ditandai penurunan kemampuan mengingat, berkomunikasi, dan beraktivitas.
Sedangkan alzheimer adalah penyakit degeneratif yang ditandai dengan penurunan daya ingat. Jika dibiarkan tanpa penanganan, alzheimer bisa menyebabkan demensia.
Alzheimer rentan terjadi pada lansia, Namun bukan berarti anak muda bisa terbebas dari Alzheimer.
Penyebab terjadinya penyakit ini pada usia muda sebenarnya belum diketahui secara pasti. Namun, beberapa ahli media menduga kondisi ini disebabkan oleh penumpukan protein bernama amiloid di otak.
Kondisi ini bisa memengaruhi cara berpikir dan kemudian mengarah menjadi Alzheimer. Beberapa faktor yang dapat meningkatkan resiko terjadi Alzheimer pada usia muda adalah :
1. Hilang ingatan
Penderita Alzheimer tahap awal akan lebih sering lupa. Kemungkinan ia tidak dapat mengingat jadwal penting atau tanggal-tanggal yang sebelumnya tidak pernah Anda lupakan.
2. Sulit mencari kata-kata
Tanda Alzheimer pada usia muda juga bisa dilihat dari cara berbicara seseorang. Penderita Alzheimer dapat mengalami kesulitan saat mencari kata-kata yang tepat ketika sedang berbicara seperti biasanya.
3. Sulit mengingat waktu dan tempat
Penderita Alzheimer pada usia muda juga mungkin akan kesulitan mengingat tempat. Ia akan bingung dan merasa tidak mengerti alasan berada di tempat tersebut.
4. Sulit melakukan pekerjaan atau tugas rutin
Penderita Alzheimer juga bisa merasakan kesulitan dalam melakukan pekerjaan yang biasa dikerjakan sehari-hari.
5. Mengalami perubahan suasana hati
Perubahan mood yang terjadi pada penderita Alzheimer usia muda bisa berupa takut, gelisah, bingung, bahkan depresi. Perubahan suasana hati ini bisa terjadi secara ekstrem dan mungkin mengubah perilaku seseorang.
Ada beberapa langkah yang dapat mengurangi risiko Alzheimer pada usia muda, seperti :
- Rutin Berolahraga
Berdasarkan riset yang dilakukan oleh Organisasi Riset & Pencegahan Alzheimer, olahraga dan gaya hidup aktif dapat membantu mengurangi risiko penyakit ini hingga 50 persen. Lama waktu olahraga yang disarankan adalah 150 menit per minggu dengan intensitas olahraga medium.
- Konsumsi Makanan Sehat
Makanan dan minuman yang Anda konsumsi sangat berpengaruh terhadap kesehatan tubuh. Hindari alkohol dan makan buah serta sayur-sayuran setiap harinya.
Selain itu, pastikan kebutuhan air mineral tercukupi, yaitu sekita 8 gelas per hari.
- Hindari Rokok
Kegiatan merokok meningkatkan risiko terkena kedua penyakit ini secara signifikan. Bukan itu saja, merokok juga berpotensi meningkatkan risiko terkena penyakit serius lain, seperti diabetes, stroke dan kanker.
- Buat Otak Selalu Aktif
Lakukan kegiatan yang merangsang otak seperti membaca, menulis, belajar bahasa baru, bermain musik atau bermain puzzle.
- Tidur Yang Cukup
Beberapa riset menunjukkan bahwa tidur yang cukup dapat membantu membersihkan racun dari otak. Oleh karena itu, Anda perlu memastikan untuk tidur cukup dengan kualitas yang baik.
Demikianlah beberapa cara yang bisa kalian lakukan untuk cegah Alzheimer dan Demensia. Jangan sampai di usia muda kita ikut terkena penyakit ini ya Reps Mania!!
Baca juga : NENEK 70 TAHUN KUAT ANGKAT BEBAN 100 KG




