
Seorang wanita berusia 28 tahun meninggal dunia setelah mengalami keadaan darurat medis selama acara HYROX Lyon pada 20 – 24 Mei 2026.
Dikutip dari hybrid fitness media, Atlet tersebut dilaporkan menderita hipertermia selama kompetisi dan dilarikan ke rumah sakit setempat oleh petugas medis darurat pada Minggu pagi.
Media Prancis Le Progrès kemudian melaporkan bahwa ia meninggal dunia setelah kejadian tersebut. Beberapa peserta lain juga dilaporkan mengalami penyakit terkait panas selama akhir pekan acara Hyrox.
Pasalnya, event ini diadakan tepat dimana kondisi cuaca di Prancis sedang mengalami panas ekstrem, di mana suhu naik dengan cepat selama beberapa hari.
Namun, menurut keterangan para atlet yang dikumpulkan oleh Hybrid Fitness Media menunjukkan bahwa kondisi di dalam tempat acara mungkin tidak terasa terlalu panas bagi banyak peserta.
“Saya tidak merasa kepanasan; gymnya ber-AC dengan sangat baik,” kata seorang atlet kepada HFM setelah berkompetisi pada Sabtu malam dan Minggu pagi. “Di luar, cuaca di Lyon sangat panas, tetapi suhu di dalam gym terasa nyaman.”
Insiden itu bukanlah satu-satunya keadaan darurat medis serius yang dilaporkan pada akhir pekan. Media Prancis juga melaporkan kematian seorang peserta berusia 53 tahun selama lomba lari jalan raya La Pyrénéenne sejauh 10 kilometer di Paris pada hari yang sama.
Baca juga : SELAIN PADEL, INI OLAHRAGA YANG DIGEMARI ARTIS IBUKOTA




