
Sejumlah atlet Men’s Physique Indonesia mulai meramaikan persaingan di kompetisi binaraga profesional internasional demi meraih tiket ke panggung Olympia.
Meskipun, perjalanan menuju kompetisi paling bergengsi di dunia binaraga ini tentu tidak mudah. Setiap atlet harus memenuhi persyaratan kualifikasi IFBB Pro League, baik melalui prestasi di Olympia sebelumnya maupun perolehan poin sepanjang musim kualifikasi.
Dari sekian banyak atlet Tanah Air, ada tiga nama yang menarik untuk disorot, yaitu Isai Kesek, Muhammad Rifqi, dan Chris Putra. Ketiganya memiliki rekam jejak dan perjalanan karier yang berbeda dalam menembus persaingan internasional. Lantas, siapa yang paling berpeluang tampil di Men’s Physique Olympia 2027, dan siapa yang masih harus berjuang ekstra untuk mengamankan tiketnya?
1. Isai Kesek: Modal Pengalaman di Panggung Olympia

Nama Isai Kesek layak diperhitungkan ketika membahas peluang Indonesia di Men’s Physique Olympia. Pasalnya Isai telah tampil di panggung Olympia sebanyak tiga kali, yakni pada tahun 2024, 2025, dan 2026.
Perkembangannya Isai di panggung Olympia mengalami grafik yang baik. Isai menempati posisi ke-16 pada Olympia 2024, naik ke posisi ke-14 pada 2025, kemudian mencatatkan hasil terbaiknya dengan finis di posisi ketujuh pada 2026.
Selain itu, Isai memiliki dua kemenangan kompetisi profesional dalam catatan kariernya, yakni New Zealand Pro 2024 dan Moe’s Muscles Pro 2025. Pada musim 2026, ia juga menempati posisi kedua Thailand Pro dan posisi ketiga New York Pro.
Rangkaian hasil tersebut memperlihatkan bahwa Isai mampu bersaing di level profesional.
Dengan berbekal pengalamannya, Isai menjadi salah satu nama yang patut diperhatikan. Tantangan berikutnya adalah memastikan dirinya memenuhi kualifikasi musim 2027.
2. Muhammad Rifqi

Muhammad Rifqi menjadi salah satu nama yang patut mendapat perhatian setelah mencatatkan prestasi penting di kompetisi internasional.
Pada 22 Agustus 2026, Rifqi memenangkan kategori Men’s Physique di World of Monsterzym Asian Pro Championships yang berlangsung di Seoul, Korea Selatan. Ia mengungguli Li Xiaolong dari China, yang menempati posisi kedua, serta Yi Ming Kung dari Malaysia di posisi ketiga.
Kemenangan tersebut merupakan modal penting bagi Rifqi untuk membangun momentum menuju musim kualifikasi Olympia berikutnya.
Sebelumnya, Rifqi juga menempati posisi ketiga di 2026 AGP Philippines Pro pada 5 Juli 2026. Dua hasil tersebut memperlihatkan bahwa ia mampu bersaing di beberapa kompetisi profesional dalam kalender internasional.
Jika mampu mempertahankan performanya, Rifqi memiliki peluang untuk memperkuat posisinya dalam persaingan menuju Olympia 2027.
3. Chris Putra: Mengincar Tiket Melalui Jalur Poin

Khrisna Purnama Putra menjadi nama lain yang menarik untuk diikuti dalam perjalanan atlet Indonesia menuju Olympia 2027.
Khrisna memiliki pengalaman tampil di Olympia 2024, ketika ia menempati posisi ke-16. Ia juga pernah memenangkan China DMS Pro Tianjin 2024, serta meraih posisi kedua di China DMS Pro Shanghai pada tahun yang sama.
Pada 2026, Khrisna kembali menunjukkan kemampuannya melalui penampilan di Huanji Xi’an China Pro. Ia finis di posisi kedua, di bawah Juxian He.
Menurut data CalloutIQ, hasil tersebut memberinya empat poin dalam perhitungan kualifikasi Olympia 2027.
Posisi ini membuat peluang Khrisna masih terbuka, tetapi belum aman. Ia perlu menambah poin melalui hasil kompetisi berikutnya atau mencari jalur kualifikasi lain yang sesuai dengan peraturan.
Kita doakan saja Reps mania, semoga di tahun depan tiga atlet kebanggan Indonesia bisa tampil di panggung Mr Olympia 2027.
Baca juga : William Bonac Umumkan Pensiun Dari Mr Olympia




