
Siapa yang tidak suka gula? rasanya yang manis membuat anak-anak hingga orang dewasa kecanduan dibuatnya. Kenapa demikian?
Seperti dilansir dari UNILAD, gula bersifat adiktif yang membuat seseorang merasa senang saat mengkonsumsinya. karena gula melepaskan hormon dopamin yang membuat seseorang akan selalu menginginkannya lagi dan lagi.
Meskipun tidak semua gula itu selalu buruk. Contohnya gula alami yang terkandung di dalam susu (laktosa), buah dan sayur tentu berbeda dengan gula buatan yang sering dijumpai di makanan dan minuman olahan yang sering kita jumpai di supermarket.
Lantas, apa yang terjadi pada tubuh kita jika tidak konsumsi gula selama dua minggu?
Dua Hari Pertama Tanpa Gula
Di dalam video @growfithealth diterangkan dalam dua hari setelah berhenti konsumsi gula, gula darah di dalam tubuh mulai stabil dan terlihat penurunan energi yang lebih sedikit atau lonjakan yang tiba-tiba. kemudian tubuh akan mulai memanfaatkan cadangan lemak untuk energi.
Hari Ketiga Hingga keenam Tanpa Gula
Di fase ini Anda akan merakan sakit kepala, perubahan mood dan kelelahan. Hal tersebut karena tubuh melakukan proses detoksifikasi dan mulai menyesuaikan, namun tidak perlu takut karena gejala ini akan berlalu.
Seminggu Tanpa Gula
Di hari ketujuh hingga kesembilan, indra perasa mulai reset, cita rasa Anda akan mulai sensitif bahkan makan buah-buahan akan terasa sangat manis di lidah Anda.
Dua Minggu Tanpa Gula
Di fase ini, Anda akan merasa lebih berenergi ketimbang hari pertama tanpa gula. Badan akan lebih efisien dalam membakar energi lemak.
Lebih lanjut manfaat lain dari tidak mengkonsumsi gula selain penurunan berat badan adalah menurunkan risiko depresi, kecemasan ada penyakit gangguan mental.
Dalam studi lain menunjukkan orang yang suka makan makanan manis berkaitan erat dengan penyakit kardiovaskular karena dapat meningkatkan tekanan darah dan peradangan.
Jadi bagaimana reps mania? tertarik untuk mencoba tidak konsumsi gula selama dua minggu?
Baca juga : Fruktosa dan gula darah




