
Era media sosial telah membawa banyak tren karena informasi dibagikan dari berbagai sumber dengan begitu cepat. Beberapa informasi bisa bermanfaat, sementara informasi lain dibagikan tanpa fakta atau sumber yang terverifikasi. Ini bisa berbahaya—dan bahkan mematikan.
Di dunia binaraga, steroid telah menjadi topik utama karena para influencer berupaya membangun fisik layaknya ‘superhero’ namun dengan cara yang salah.
Contohnya saja, Zaid Laila, remaja 16 tahun mengatakan dia tidak ingin menghabiskan waktu bertahun-tahun berolahraga untuk membentuk tubuh seperti ‘superhero’ atau influencer kebugaran lainnya.
“Mengapa harus menunggu 10 tahun… padahal saya bisa melakukannya dalam waktu kurang dari setahun,” ungkapnya dikutip dari CBSnews.
Zaid mulai mendokumentasikan perjalanannya di media sosial. di mana transformasinya dengan cepat menarik perhatian publik.
Video-videonya menunjukkan fisik yang lebih ramping dan berotot. Namun, Zaid terbuka tentang bagaimana Ia mendapatkan fisik seperti itu.
“Banyak steroid dan banyak berolahraga,”ucapnya.

Dia mengatakan kepada CBS News bahwa dia telah menggunakan anabolik selama sekitar 10 bulan, termasuk trenbolone, obat yang dikembangkan untuk ternak dan tidak pernah disetujui untuk penggunaan manusia.
Dilansir dari Generation Iron, Steroid telah menjadi bagian besar dari binaraga, di antara olahraga profesional lainnya selama beberapa dekade.
Pada tahun 2023, Center for Countering Digital Hate melakukan studi tentang pengguna TikTok yang mempromosikan steroid. Studi tersebut menemukan bahwa terdapat lebih dari 587 juta kali tagar di platform media sosial tersebut melakukan promosi terhadap obat-obatan mirip steroid di AS dari tahun 2020-2023.
Laila adalah salah satu pengguna tersebut. Dia bercerita bahwa dia mulai menggunakan steroid karena tidak puas dengan penampilannya.

“Saat saya mulai mengonsumsi steroid, tubuh saya menjadi lebih kekar dan penampilan saya lebih menarik,”
Zaid Laila terus menggunakan steroid tanpa restu orang tuanya dan dia sangat menyadari hal ini. Dia mengklaim bahwa ayahnya khawatir akan kesejahteraannya, tetapi Laila berencana untuk terus menggunakan steroid — dan dia bukan satu-satunya.
“Jika saya mengalami serangan jantung di usia 30 tahun, ya saya mengalami serangan jantung.”
Baca juga : Suplemen Bukan Steroid




