Skip to content
Tiktok
Facebook-f
Twitter
Youtube
Have an account?
Login
Home
Health
Fitness Wellness
Training
Fat Loss
Nutritions
News & Events
Gym Profile
Gallery Events
Videos
Contact Us
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Menu
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Home
Health
TESTOSTERONE DEFICIENCY SYNDROME (TOS)

TESTOSTERONE DEFICIENCY SYNDROME (TOS)

Syndrome akan kekurangan testosterone atau biasa disingkat dengan (SKT)
  • February 3, 2014
0
626

sex-problems_testosterone

Sindrome akan kekurangan testosterone atau biasa disingkat dengan (SKT), merupakan kondisi yang seringkali tidak terdiagnosis, dimana kadar testosterone seseorang tersebut dapat berkurang disertai oleh gejala yang jika tidak segera ditangani akan dapat memperparah dan mempengaruhi kesehatan pria.

Banyak para pria yang mengalami gejala SKT ini dari waktu ke waktu. Akan tetapi jika seseorang mengalami beberapa gejala sekaligus atau mendapatkan skor tinggi atau sedang ( skor dapat dilihat pada table ), kemungkinan terdapat suatu penyakit yang mendasari SKT yang memerlukan penanganan dan tindakan. Terapi dapat dilakukan baik itu berupa obat-obatan anti depresi, pengobatan disfungsi ereksi atau terapi sulih testoterone.

bp_250

Gejala-gejala yang mungkin terjadi diakibatkan  sindrom defisiensi testosterone antara lain adalah :

  1. Depresi dan mudah marah.
  2. Gangguan tidur
  3. Kelelahan dan rasa sangat lelah dikarenakan penurunan pembentukan sel darah merah ( atau lebih dikenal dengan anemia).
  4. Penurunan konsentrasi.
  5. Penurunan kekuatan otot, rasa panas sekitar dada dan leher ( hot flushes ).
  6. Peningkatan lemak tubuh.
  7. Hilangnya libido, fungsi seksual dan disfungsi ereksinya.
  8. Penurunan masa tulang.

Berikut table atau isian untuk kualitas hidup pria diatas 40 tahun yang dirancang untung menjaga dan membantu tenaga kesehatan dengan menentukan tingkat keparahan. Gejala yang dikaitkan dengan kekurangan testosterone daftar ini berdasarkan skala gejala penuaan pria (AMS) yang mana telah dikembangkan oleh professor Heineman (pusat epidemologi dan riset kesehatan, berlin).

Manakah dibawah ini yang sesuai dengan keadaan Anda saat ini, berilah tanda atau skor yang cocok untuk Gejala Anda, untuk Gejala yang tidak sesuai jangan diberi tanda atau skor.

Nilai Skor :

1= Tidak ada, 2= Ringan, 3= Sedang, 4= Parah, 6=Sangat Parah.

DESCRIPTION

1 2 3 4 5
Mengalami keaadaan penurunan secara umum (keadaan kesehatan umum, perasaan secara subyektif)…..
Sakit sendi dan otot (sakit punggung bawah, nyeri sendi, nyeri tungkai, nyeri pinggang)……
Banyak keluar keringat (sulit memulai tidur, sulit tidur pulas, bangun terlalu pagi dan merasa lelah, kualitas tidur rendah, mengantuk)….
Peningkatan kebutuhan tidur, sering terasa letih.Rasa cepat tersinggung (agresif, cepat tersinggung, tentang hal-hal yang remeh, suasana hari berubah-rubah)….
Gugup (perasaan tegang gelisah mudah terkejut)…
Kecemasan ( rasa mudah panic )…..
Letih fisik atau kurang vitalitas ( penurunan umum pada prestasi kerja, aktifitas berkurang, kurang minatpada kegiatan santai, merasa pekerjaan tak pernah tuntas, hanya memperoleh sedikit, sering memaksa diri untuk bekerja)
Penurunan kekuatan otot ( lemas)
Suasana hati depresi ( merasa tertekan, sedih, rasa ingin menangis, kurang semangat, suasana hati yang berubah-ubah tak teratur, merasa tak berguna)…..
Merasa Anda telah melampaui masa puncak prestasi kerja Anda
Penurunan pertumbuhan jenggot
Penurunan kemampuan seks atau frekuensi keberhasilan seksual
Penurunan jumlah ereksi pada pagi hari
Penurunan hasrat seks/libido ( kurang merasa nikmat pada hubungan seksual, kurangnya hasrat untuk melakukan hubungan seksual)

Skor Gejala Total berhubungan secara langsung dengan gejala kekurangan testosterone :

–          17 – 26 = Tidak Ada Gejala

–          27 – 36 = Gejala Ringan

–          37 – 49 = Gejala Sedang

–          50+ = Gejala Berat

 dr_think_180Sebagian besar pria mengalami beberapa dari gejala ini dari waktu ke waktu. Akan tetapi, jika Anda mengalami sejumlah dari gejala ini atau memiliki skor dari sedang hingga tinggi, Anda harus mendiskusikannya ke dokter yang akan menilai Kesehatan Anda dan akan menunjukkan kepada Anda jika terdapati kondisi yang mendasar, agar secepatnya dilakukan pengobatan. Pengobatan baik berupa pengobatan anti depresi, pengobatan fungsi ereksi, atau pengobatan testosterone. Normalnya kadar testosterone aktif di tubuh pria berkisar antara 12nmol/L hingga 40nmol/L dan kadar ini akan berkurang tentunya seiring dengan pertambahan usia.

Pada umumnya penurunan mulai terjadi pada usia sekitar 40 tahun. Namun bisa saja dimulai pada usia lebih muda akibat kebiasaan buruk seperti merokok, makan yang tidak teratur, mengkonsumsi alcohol dan kurangnya berolahraga. (sumber : rs-asri/bayer)

626
  • Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram

Related Post

News & Events
4 March 2014
Natural body fitness competition meriahkan kota sukabumi
Competitive
7 January 2015
Cukup 20 menit mewujudkan tubuh bugar dengan EMS

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reps Kitchen's

Training

Pria

  • October 28, 2024

3 Langkah Latihan Kaki Terbaik Untuk Pemula

  • June 5, 2024

Bangun Lengan Besar Dengan 6 Latihan Terbaik

Wanita

  • March 1, 2024

Latihan Kickboxing Terbaik Untuk Estetika dan Kekuatan Tubuh

  • May 22, 2023

3 Latihan Kaki Terbaik Untuk Wanita

globe-logo
logo-sportisi-4x9cm-1585645014
logo-scitec-4x9cm-1585645011
apparel gym

© 2026. Reps Fitness Indonesia.

  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Menu
  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions

Hubungi Kami

  • Tokopedia
  • Blibli
  • Tiktok Shop
  • Shopee