
Selai kacang adalah salah satu jenis selai yang paling populer karena rasanya yang unik dan lezat. Selain itu, makanan ini sangat sehat karena diolah hanya dengan menggiling kacang yang telah dipanggang, sehingga menjadi pilihan yang sehat untuk ditambahkan ke dalam menu diet Anda.
Namun selain lezat, apakah makanan ini termasuk ke dalam menu diet sehat Anda? Berikut 3 alasan mengapa perlu konsumsi selai kacang saat diet.
Makanan tinggi protein
Dari segi nutrisi, makanan ini termasuk dalam kategori lengkap karena mengandung 3 makronutrien utama yang dibutuhkan oleh tubuh. Dalam 3,5 ons (100 gram) selai kacang terkandung 22 gram karbohidrat (14% kalori), 22,5 gram protein (14% kalori), dan juga 51 gram lemak dengan total sekitar 72% kalori. Ini membuat pasta berbahan dasar kacang tanah ini menjadi pilihan yang baik untuk diet rendah karbo.
Setiap 2 sendok makan selai ini mengandung 8-9 gram protein dibandingkan dengan 5-6 gram dari mentega. Meski tidak sebanyak kandungan greek yoghurt dan dada ayam, makanan ini dapat menjadi sumber protein yang baik untuk Anda yang menganut pola makan vegetarian maupun vegan.
Selain Karena jumlah karbohidrat yang sedikit serta lemak dan proteinnya tinggi, makanan ini sangat cocok untuk diet rendah karbo. Namun meski kaya protein, kandungan asam amino esensial metionin pada selai ini cukup sedikit. Karena kandungan metionin pada protein nabati lebih sedikit dibandingkan dengan protein hewani.
Mengandung lemak sehat
Sekitar 75% kalori dalam selai kacang berasal dari lemak. Namun jangan khawatir, lemak yang terkandung di dalamnya adalah lemak sehat. Dan meskipun kandungan kalorinya tinggi, makan selai kacang murni atau kacang utuh dalam jumlah sedang sangat baik untuk menurunkan berat badan.
Setengah dari lemak dalam selai kacang terdiri dari asam oleat, yakni sejenis lemak tak jenuh tunggal yang juga ditemukan dalam jumlah tinggi dalam minyak zaitun. Sebuah penelitian menemukan beberapa manfaat sehat dari makanan yang mengandung asam oleat, seperti salah satunya meningkatkan sensitivitas insulin.
Kaya akan vitamin dan mineral
Tidak hanya makronutrien saja, selai kacang juga kaya akan kandungan mikronutrien. Dalam porsi 3,5 ons (100 gram) mengandung:
- Vitamin E: 60% dari nilai harian (DV)
- Vitamin B3 (niasin): 84% dari DV
- Vitamin B6: 29% dari DV
- Folat: 18% dari DV
- Magnesium: 37% dari DV
- Tembaga: 56% dari DV
- Mangan: 65% dari DV
Ini juga tinggi biotin dan mengandung jumlah yang layak dari:
- vitamin B5
- besi
- kalium
- seng
- Selenium
Efek samping
Meskipun sehat dan aman dikonsumsi semua kalangan, nyatanya tidak semua selai kacang yang ada di pasaran di olah dengan hanya menggiling kacang yang sudah dipanggang. Kemungkinan beberapa bahan campuran ditambahkan untuk memperkaya rasa dan memperbaiki tekstur, seperti gula, minyak sayur, hingga lemak trans. Jadi alih-alih membeli produk di luaran, Anda dapat membuatnya sendiri di rumah.
Selain itu ada beberapa orang yang alergi terhadap kacang tanah, sehingga dilarang untuk konsumsi makanan ini, karena berbahan dasar kacang.




