Skip to content
Tiktok
Facebook-f
Twitter
Youtube
Have an account?
Login
Home
Health
Fitness Wellness
Training
Fat Loss
Nutritions
News & Events
Gym Profile
Gallery Events
Videos
Contact Us
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Menu
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Home
Health
Jantung Atlet

Jantung Atlet

Tujuan latihan itu memang untuk menguatkan fungsi jantung sehingga tidak cepat lelah. 20-60 menit atau lebih secara continue dan seminggu dilakukan 3-5 kali.
  • February 24, 2014
0
1,071

athlete

oleh: Dr. Hario Tilarso spKO FACSM

Istilah ini merupakan sebuah kelainan jantung yang disebabkan karena latihan Olahraga. Jadi kalau ingin diartikan istilah ini adalah: jantung seseorang yang mempunyai keadaan yang sama dengan atlet. 

Seperti diketahui seorang atlet tugasnya adalah berlatih sekuat mungkin sehingga tercapai keadaan fisik yang kuat untuk menciptakan prestasi. Latihan seorang atlet tentunya tergantung pada cabang olahraga, target yang ingin dicapai dan periodisasinya. Salah satu macam latihan yang dilakukan adalah latihan untuk menguatkan jantung dan paru-paru yang popular dengan sebutan latihan aerobic atau latihan cardio atau sering juga disebut latihan nafas atau latihan daya tahan (endurance).

Tujuan latihan itu memang untuk menguatkan fungsi jantung sehingga tidak cepat lelah. 20-60 menit atau lebih secara continue  dan seminggu dilakukan 3-5 kali merupakan upaya yang baik untuk melatih kinerja jantung Anda. Bentuk latihan ini adalah berupa lari, bersepeda, berenang, senam, aerobic, dll. Yang umum dilakukan untuk tiap cabang adalah lari, karena lari adalah merupakan suatu gerakan yang sifatnya alamiyah dan hampir semua gerakan-gerakan olahraga banyak gerakan lari.

Latihan aerobic ini harus dilakukan sedemikian rupa sehingga cukup membebani jantung dan paru-paru, sehingga jantung beradaptasi dan menjadi lebih kuat. Terjadi perubahan-perubahan fisiologis pada jantung dan hal ini terjadi setelah berlatih 4-6 minggu. Adapun perubahan-perubahan fisiologis tersebut adalah :

  • Ukuran Jantung Membesar

heart

Hal ini terjadi karena serabut-serabut otot jantung membesar. Pembesaran serabut-serabut ini mirip dengan pembesaran serabut otot-otot rangka tubuh pada waktu latihan beban. Akibatnya terjadi penebalan dinding jantung terutama vertikel dan isi ruang jantung membesar. Jantung jadi lebih mampu menerima aliran darah yang masuk dan memompa darah tersebut lebih banyak, sehingga, pompa jantung menjadi lebih efesien.

  • Denyut Jantung Akan Lebih Lambat

wtwfdfka.tfg

Dalam keadaan istirahat denyut jantung atau denyut nadi adalah kurang dari 100 permenit. Bila seserang cukup terlatih, maka denyut jantung akan lebih rendah misalnya 30 atau 40x permenit. Hal ini akan nyata pada atlet-atlet yang melakukan cabang olahraga yang bersifat endurance, yaitu lebih dari 60 menit. Atlet-atlet marathon, triathlon, balap sepeda jarak jauh dll. Mempunyai denyut nadi istirahat sangat lambat, misalnya 28 atau 30x permenit terjadinya perubahan-perubahan ini disebabkan karena kerja dari hormon-hormon tubuh dan adaptasi dari system persyarafan jantung.

  • Terjadinya perubahan gambaran EKG (Elektro Kardio Gram)

20131125103935

Yaitu rekaman listrik jantung dalam keadaan istirahat. Untuk itu adanya kelainan gambaran EKG pada atlet harus ditindak lanjuti dan tidak boleh dianggap sebagai suatu penyakit. Hal ini yang perlu diketahui adalah adanya perubahan yang fisiologis pada jantung pada latihan beban yang berat. Disini terjadi perubahan tebal otot jantung, tetapi ruang isi jantung justru mengecil (perubahan yang konsentris).

  • Seluruh perubahan – perubahan ini sifatnya sementara selama rangsangan atau beban selalu ada. Apabila seorang atlet tidak berlatih lagi maka terjadi perubahan jantung kepada keadaan asal/semula. Jadi disini dikatakan atlet tersebut mengalami keadaan mundur (kondisinya) atau disebut “de-training”. Atlet tersebut akan berkurang kemampuan jantungnya, karena otot jantung yang tadinya menebal menjadi tipis kembali seperti semula 

319

Denyut jantung istirahat akan meningkat kembali, karena tidak ada rangsangan dari luar. Untuk berbagai cabang olahraga, Athlete’s Heart ini merupakan suatu peristiwa yang logis yang tidak usah ditakutkan, tetapi apabila latihan dilakukan berlebihan maka akan terjadi gangguan fungsi jantung, yaitu jantung membesar secara patologis artinya, justru jantung tersebut menjadi sakit, pompanya kurang kuat, untuk itu perlu suatu monitoring latihan yang tepat sehingga tidak terjadi “over train” tersebut.(HT)

1,071
  • Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram

Related Post

Diet
18 October 2014
Asam manis buah belimbing
Healthy Recipe
10 July 2015
CHOP STEAK NARA

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reps Kitchen's

Training

Pria

  • October 28, 2024

3 Langkah Latihan Kaki Terbaik Untuk Pemula

  • June 5, 2024

Bangun Lengan Besar Dengan 6 Latihan Terbaik

Wanita

  • March 1, 2024

Latihan Kickboxing Terbaik Untuk Estetika dan Kekuatan Tubuh

  • May 22, 2023

3 Latihan Kaki Terbaik Untuk Wanita

globe-logo
logo-sportisi-4x9cm-1585645014
logo-scitec-4x9cm-1585645011
apparel gym

© 2025. Reps Fitness Indonesia.

  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Menu
  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions

Hubungi Kami

  • Tokopedia
  • Blibli
  • Tiktok Shop
  • Shopee