Skip to content
Tiktok
Facebook-f
Twitter
Youtube
Have an account?
Login
Home
Health
Fitness Wellness
Training
Fat Loss
Nutritions
News & Events
Gym Profile
Gallery Events
Videos
Contact Us
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Menu
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Home
Health
Cara Hindari Fenomena Runner’s Trot

Cara Hindari Fenomena Runner’s Trot

  • May 26, 2026
0
2
runner's trot

Runner’s Trot atau yang biasa dikenal dengan diarenya para pelari kerap terjadi sebelum, selama atau tepat setelah berlari. Bahkan di beberapa kasus, ada yang sampai buang air besar di celana saking tidak tertahankan.

Dikutip dari WebMD, runner’s trot adalah kondisi ketika seseorang merasakan dorongan kuat untuk buang air besar selama atau tepat setelah berlari. Kadang, sampai tidak tertahankan sehingga menyebabkan runner diarrhea. 

Kondisi ini lebih umum terjadi pada pelari jarak jauh, dan cenderung lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Pelari muda mungkin lebih sering mengalaminya daripada perlari yang lebih tua.

Kemungkinan Penyebab Runner’s Trot

Kondisi tersebut mungkin disebabkan oleh beberapa hal, seperti masalah pencernaan terjadi karena aliran darah ke area tersebut berkurang dan sebagai gantinya terjadi peningkatan aliran darah ke otot-otot yang digunakan untuk berlari.

Saat berolahraga, aliran darah ke tempat-tempat seperti usus besar berkurang, sehingga mengurangi aliran oksigen dan nutrisi. Dengan intensitas olahraga yang cukup tinggi, berkurangnya aliran darah dan dehidrasi dapat menyebabkan diare mendesak dan kolitis iskemik.

Lalu Bagaimana Cara Menghindarinya?

Dikutip dari Healthline, dalam survei yang dilakukan tahun 2020, beberapa pelari menghindari makanan seperti daging, produk susu, ikan atau seafood, unggas, hingga makanan tinggi serat.

Selain itu hindari pakaian yang terlalu ketat. Hal ini karena pakaian ketat dapat menghambat aliran darah ke saluran pencernaan dan membuat gejala diare semakin tidak nyaman.

Hindari kafein dalam bentuk apapun  sebelum berlari, karena kafein bertindak sebagai diuretik. Jika Anda cenderung mengalami diare saat berlari, cobalah mengurangi pemanis buatan, gula dan alkohol pada malam sebelum berlari.

Baca juga : Apa itu Pace Dalam Lari? 

2
  • Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram

Related Post

News & Events
8 August 2017
Perayaan Fitness First 12th Anniversary “Always A Champion”
Supplement
22 March 2022
Apakah Konsumsi Suplemen Kreatin Menyebabkan Dehidrasi?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reps Kitchen's

Training

Pria

  • October 28, 2024

3 Langkah Latihan Kaki Terbaik Untuk Pemula

  • June 5, 2024

Bangun Lengan Besar Dengan 6 Latihan Terbaik

Wanita

  • March 1, 2024

Latihan Kickboxing Terbaik Untuk Estetika dan Kekuatan Tubuh

  • May 22, 2023

3 Latihan Kaki Terbaik Untuk Wanita

globe-logo
logo-sportisi-4x9cm-1585645014
logo-scitec-4x9cm-1585645011
apparel gym

© 2026. Reps Fitness Indonesia.

  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Menu
  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions

Hubungi Kami

  • Tokopedia
  • Blibli
  • Tiktok Shop
  • Shopee