Skip to content
Tiktok
Facebook-f
Twitter
Youtube
Have an account?
Login
Home
Health
Fitness Wellness
Training
Fat Loss
Nutritions
News & Events
Gym Profile
Gallery Events
Videos
Contact Us
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Menu
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Home
Fitness
The most Valuable Player, Diana Taurasi

The most Valuable Player, Diana Taurasi

Diana Lurena Taurasi (lahir 11 Juni 1982 di Chino, California) adalah seorang pemain basket profesional yang bermain untuk Phoenix Mercury di WNBA.
  • January 3, 2010
  • -
559

050220131131od

Diana Lurena Taurasi (lahir 11 Juni 1982 di Chino, California) adalah seorang pemain basket profesional yang bermain untuk Phoenix Mercury di WNBA. Taurasi dibesarkan di Chino, California dan terdaftar sebagai murid di Don Lugo Gight School. Pada tahun 2000 Taurasi mendapat penghargaan Cheryl Miller Award, yang diselenggarakan oleh Los Angeles Times sebagai pemain terbaik di California Selatan. Taurasi menyelesaikan karir  di cheryl Miller dan menduduki peringkat kedua dalam sejarah dengan 3047 poin.

Taurasi lahir dari pasangan orang tua mario dan liliana. Diana Taurasi adalah anak terakhir dari dua putri bersaudara, Taurasi hanya memiliki satu kakak perempuan, yakni Jessika Taurasi. Ayahnya lahir di Italia dan di besarkan di Argentina, yang juga merupakan tanah asli kelahiran ibunya. Orang tua pindah ke Amerika Serikat sebelum Taurasi dilahirkan. Tidaklah sulit untuk melihat garis keturunan bakat, yakni Ayahnya merupakan seorang pemain sepak bola profesioanal di Italia sebagai penjaga gawang.

Taurasi pun pernah membintangi sebuah film pendek yang berjudul “believe in me” pada tahun 2006 muncul untuk saat pendek di tahun 2006 film “Believe in Me”.

Karir basket Taurasi di NNCA

WNBA:  Seattle Storm at Phoenix MercuryTaurasi mendaftarkan diri di university of Connecticut (Uconn) dan mulai bermain untuk tim basket tersebut Taurasi berposisi sebagai point guard atau shooting guard, dan taurasi sempat memimpin tim tersebut untuk merengkuh tiga kali berturut-turut kejuaraan NCAA yang terakhir direngkuhnya pada musim 2003-2004. Karena terlalu berpengaruhnya posisi Taurasi dalam tim, Geno Auriemma mengatakan sambil membaggakan timnya dengan ucapan “We have Diana, and You don’t”ketika memenangi gelar juara yang terakhir.

Taurasi juga menerima banyak penghargaan pribadi diantaranya

  • Naismith College Player of The Year pada tahun 2003-2004
  • Wade Trophy pada tahun 2003
  • Associated Press Player of the Year Award dari insan media massa

Report Taurasi dalam karir bola basketnya selama di perguruan tinggi sangatlah mencengangkan, point rata-rata per-game dalam mencetak poin adalah 15.0 poin,  4,5 assist per game. Serta 4,3 rebound,  selama membela Uconn, Taurasi mencatatkan rekor timnya dengan 139 kemenangan dan 8 kekalahan.

Karir basket taurasi di WNBA

taurasi-mvp_500_090930Di musim 2004-2005 Phoenix Mercury berhasil memboyong Taurasi dari Uconn untuk bergabung. Dalam debut pertamanya Taurasi dapat mencatatkan rekor dengan rata-rata 17,0 poin, 4,4 rebound, 3,9 assist per-game. Pada tahun 2005 taurasi mampu mencetakkan prestasi dengan rata-rata 16,0 poin, 4,2 rebound dan 4,5 assist per-game, dan yang lebih mengejutkan adalah rekor tersebut ditorehkannya dalam kondisi melawan cedera ankle. Atas permainan menawannya Taurasi kembali terpilih sebagai pemain All star untuk kali kedua membela wilayah barat.

Mantan pemain NBA dan kini mengabdikan dirinya sebagai pelatih, Paulus Westheadkini menjadi pelatih kepala Mercury lantaran tidak kunjung berkembangnya prestasi Mercury. Dalam asuhan Wethead, Taurasi langsung mematahkan rekor yang dibuat Katie smiths dengan mencatatkan 741 poin dalam semusim.

Setelah berjuang keras Diana Taurasi dan Pondexter berhasil memimpin Mercury menjuarai WNBA dan menorehkan gelar pertama mereka dengan membawa phoenix Mercury menjuarai WNBA membwa Taurasi menjadi pemain ketujuh yang pernah memenangkan NCAA, WNBA serta mendali emas Olimpiade sebelum Taurasu tercatat nama-nama besar seperti, Ruth Riley , Sheryl Swoopes, Cynthia Cooper, Swin Cash, Kara Wolters, dan Sue Bird.

Taurasi adalah bagian dari dua periode basket wanita Amerika Serikat dalam perhelatan Olimpiade yang di kedua periode tersebut berhasil menggondol emas, yakni pada tahun 2004 dan 2008.(Dillah)

PROFILE

WNBA’s Phoenix Mercury – No.3 Shooting guard
Born : june 11, 1982 (age 27) Chino, Callifornia Chino.
Nationality : American
Height : 6 ft 0 in (78 kg)
College : Connecticut
Draft : 1st overal, 2004 Phoenix Mercury
WNBA career : 2004 – Preent

Awards and Honors

  • Big East Player of the Year ( 2003-2004)
  • Wade trophy winner ( 2003 )
  • Naismith award (2003, 2004)
  • NCAA Tournament MVP ( 2003, 2004)
  • Nancy leiberman award (2003,2004)
  • WWNBA Rookie of the Year (2004)
  • WNBA AllStar (2005,2006,2007,2009)
  • WNBA Most Valuable Player (2009)
  • Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram

Related Post

Figure
30 April 2025
Phil Graham: Inspirasi Dari Binaraga Pejuang Diabetes
Figure
12 April 2025
Ross Edgley, The Real Superman

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reps Kitchen's

Training

Pria

  • October 28, 2024

3 Langkah Latihan Kaki Terbaik Untuk Pemula

  • June 5, 2024

Bangun Lengan Besar Dengan 6 Latihan Terbaik

Wanita

  • March 1, 2024

Latihan Kickboxing Terbaik Untuk Estetika dan Kekuatan Tubuh

  • May 22, 2023

3 Latihan Kaki Terbaik Untuk Wanita

globe-logo
logo-sportisi-4x9cm-1585645014
logo-scitec-4x9cm-1585645011
apparel gym

© 2026. Reps Fitness Indonesia.

  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Menu
  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions

Hubungi Kami

  • Tokopedia
  • Blibli
  • Tiktok Shop
  • Shopee