
Istilah fleksibilitas dan mobilitas sering dianggap sama oleh kebanyakan orang. Padahal, keduanya memiliki fungsi yang berbeda. Memahami perbedaan ini penting, terutama bagi mereka yang rutin berolahraga, angkat beban, atau mengalami masalah pada sendi.
Dikutip dari Generation Iron, Fleksibilitas adalah kemampuan otot dan persendian untuk bergerak melalui rentang gerak tertentu, terutama secara pasif. Kemampuan ini dapat ditingkatkan melalui peregangan dan latihan secara rutin.
Sementara itu, Mobilitas merupakan kemampuan tubuh untuk bergerak melalui rentang gerak tersebut dengan kontrol dan stabilitas. Dengan kata lain, mobilitas membutuhkan fleksibilitas sekaligus kekuatan untuk mengendalikan gerakan.
Dilansir dari Ohsu, Seseorang bisa saja memiliki tubuh yang sangat fleksibel, tetapi belum tentu memiliki mobilitas yang baik. Misalnya, seseorang mampu melakukan peregangan ekstrem, tetapi kesulitan mengontrol gerakan saat melakukan squat atau mengangkat beban.
Di sinilah stabilitas dan kekuatan berperan penting. Tanpa otot penstabil yang cukup kuat, tubuh dapat mengandalkan otot lain untuk mengompensasi gerakan. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan postur yang kurang baik, ketegangan, bahkan rasa tidak nyaman pada tubuh.
Karena itu, mobilitas dapat dipahami secara sederhana sebagai:
Fleksibilitas + Stabilitas = Mobilitas
Mobilitas yang baik memungkinkan tubuh bergerak lebih bebas, terkontrol, dan efisien.
Cara Meningkatkan Mobilitas
Untuk meningkatkan mobilitas, latihan sebaiknya tidak hanya berfokus pada peregangan. Beberapa hal yang dapat dilakukan antara lain :
- Latihan Mobilitas: Latihan ini ditujukan untuk meningkatkan rentang gerak dan melibatkan segala hal mulai dari menggerakkan, mengencangkan, hingga merilekskan otot. Latihan ini dapat difokuskan pada area tertentu atau melatih beberapa area sekaligus.
- Peregangan: Baik statis maupun dinamis, ini akan membantu mengendurkan otot-otot kaku yang mungkin menghambat pergerakan.
- Pijat : Menggunakan foam roller atau massage gun adalah cara yang bagus untuk melepaskan otot yang tegang.
Pada akhirnya, memiliki tubuh yang fleksibel saja tidak cukup. Tubuh yang kuat, stabil, dan mampu mengontrol setiap gerakan merupakan kunci untuk mendapatkan mobilitas yang baik. Hal ini dapat membantu menunjang performa latihan sekaligus membuat gerakan sehari-hari menjadi lebih efektif.
Baca juga : Wei Li Dipastikan Absen dari Mr. Olympia 2026, Visa AS Ditolak




