Skip to content
Tiktok
Facebook-f
Twitter
Youtube
Have an account?
Login
Home
Health
Fitness Wellness
Training
Fat Loss
Nutritions
News & Events
Gym Profile
Gallery Events
Videos
Contact Us
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Menu
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Home
Health
Sering Menguap? Pemindaian MRI Ungkap Fakta Mengejutkan tentang Otak

Sering Menguap? Pemindaian MRI Ungkap Fakta Mengejutkan tentang Otak

  • February 16, 2026
0
2
menguap

Sebuah studi telah mengungkap dampak menarik yang terjadi pada otak saat seseorang menguap. 

Para peneliti dari Universitas New South Wales di Australia menggunakan pemindaian MRI pada kepala dan leher 22 orang dewasa sehat. Selama proses pemindaian, para partisipan diminta melakukan beberapa aktivitas, seperti menguap dan menarik napas dalam-dalam.

Hasilnya, para peneliti menemukan bahwa respons otak saat menguap berbeda dari perkiraan sebelumnya dan tidak sepenuhnya sesuai dengan hipotesis awal mereka.

Terdapat beberapa teori yang mencoba menjelaskan alasan manusia menguap. Salah satunya menyebut menguap berfungsi untuk ‘membangunkan’ otak. Rasa lelah dan bosan juga diketahui dapat memicu respons ini.

“kebosanan terjadi saat sumber utama stimulasi di lingkungan Anda tidak lagi mampu mempertahankan perhatian Anda. Ini memicu rasa kantuk dengan merangsang sistem sinyal tidur tubuh Anda,” tulis para peneliti dikutip dari Unilad.

Selain itu, para ilmuwan juga menduga menguap merupakan mekanisme tidak disengaja untuk membantu mendinginkan otak.

menguap

Masuknya udara saat menguap diyakini dapat mempengaruhi aliran darah.

Setelah meninjau hasil pemindaian MRI, ternyata ada perbedaan signifikan saat seseorang menguap dan menarik napas dalam-dalam.

Saat seseorang menguap, cairan serebrospinal (CSF) dikirim menjauh dari otak, yang hal tersebut tidak terjadi saat seseorang menarik napas dalam-dalam.

“Menguap memicu pergerakan CSF ke arah yang berlawanan daripada saat menarik napas dalam-dalam,” kata ahli saraf Adam Martinac.

Untuk diketahui, cairan serebrospinal (CSF) merupakan cairan bening yang berfungsi melindungi serta menutrisi otak dan sumsum tulang belakang.

Jadi, mengapa menguap sangat berbeda dengan bernapas dalam-dalam? Salah satu teorinya adalah menguap memiliki peran yang lebih besar dalam fungsi otak daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Meski begitu, studi ini juga menemukan adanya kesamaan antara keduanya. Keduanya sama-sama meningkatkan aliran darah yang keluar dari otak. Menariknya, setiap partisipan memiliki pola menguap mereka sendiri.

Baca juga : Tidur dan Pertumbuhan Otot

2
  • Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram

Related Post

Health
21 June 2025
UDAH GEDE BEROTOT BERASA KURANG TERUS? JANGAN JANGAN KENA BIGOREXIA
Fat Loss
30 October 2020
Fat loss vs Weight loss: Manakah yang lebih baik?

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reps Kitchen's

Training

Pria

  • October 28, 2024

3 Langkah Latihan Kaki Terbaik Untuk Pemula

  • June 5, 2024

Bangun Lengan Besar Dengan 6 Latihan Terbaik

Wanita

  • March 1, 2024

Latihan Kickboxing Terbaik Untuk Estetika dan Kekuatan Tubuh

  • May 22, 2023

3 Latihan Kaki Terbaik Untuk Wanita

globe-logo
logo-sportisi-4x9cm-1585645014
logo-scitec-4x9cm-1585645011
apparel gym

© 2026. Reps Fitness Indonesia.

  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Menu
  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions

Hubungi Kami

  • Tokopedia
  • Blibli
  • Tiktok Shop
  • Shopee