
Apakah latihan sampai gagal atau biasa disebut train to failure diperlukan? Yuk kita bahas. Metode latihan yang sangat populer ini telah lama digunakan oleh binaragawan profesional seperti Tom Platz dan Mike Mentzer.
Mereka berhasil menunjukkan massa otot yang serius saat tampil di ajang Mr Olympia. Metode latihan ini ditujukan untuk Anda yang ingin mengembangkan ukuran dan kekuatan otot, karena diyakini memaksa otot untuk tumbuh.
Namun, apa sebenernya yang dikatakan sains tentang latihan sampai gagal? Apakah metode latihan ini benar-benar harus diterapkan dalam setiap latihan? Sebelum itu kita perlu tahu apa itu latihan sampai gagal?
Saat melakukan latihan kekuatan, otot-otot yang bekerja akan mengalami kelelahan . Kelelahan ini secara bertahap menumpuk seiring waktu dan mulai memengaruhi performa, sehingga semakin sulit untuk menyelesaikan repetisi.
Sesuai dengan namanya, “kegagalan otot”, latihan hingga gagal melibatkan melakukan sejumlah repetisi hingga Anda tidak lagi mampu menyelesaikannya sejumlah repetisi.
Penelitian telah menentukan bahwa ada tiga mekanisme yang diperlukan untuk menyebabkan hipertrofi otot (pertumbuhan) . Tiga mekanisme tersebut adalah tegangan mekanis, stres metabolik, dan kerusakan otot.
Alasan binaragawan berlatih hingga gagal tidak lain dan tidak bukan adalah untuk meningkatkan jumlah stres metabolik.
Stres metabolik mengacu pada penumpukan metabolit seperti laktat dan ion hidrogen di dalam otot. Penelitian menunjukkan bahwa penumpukan kelelahan dapat memiliki efek anabolik sehingga meningkatkan ukuran otot.
Lantas apa saja manfaat yang dapat dirasakan dari latihan hingga gagal.
- Meningkatkan Hipertrofi Otot
Penelitian menunjukkan bahwa hipertrofi otot dapat dicapai dengan berlatih hingga kelelahan. Tingkat stres metabolik yang lebih tinggi dapat merangsang pertumbuhan otot pada tubuh.
- Meningkatkan Kekuatan
Selain meningkatkan hipertrofi, latihan hingga kelelahan juga dapat membantu meningkatkan kekuatan otot. Oleh karena itu, tidak jarang kita menemukan atlet angkat beban dan atlet kekuatan lainnya juga berlatih hingga kelelahan.
Penelitian mengenai hal ini telah menemukan hubungan antara latihan hingga mencapai kegagalan otot dan peningkatan kekuatan. Salah satu penelitian tertentu membagi peserta menjadi dua kelompok. Kelompok pertama melakukan set latihan hingga mencapai kegagalan otot total, sedangkan kelompok lainnya melakukan set latihan tanpa mencapai kegagalan otot.
Setelah enam minggu pelatihan, hasilnya menunjukkan bahwa peserta angkat beban dari kelompok kegagalan otot mengalami peningkatan kekuatan yang lebih besar.
Di sisi lain, melakukan metode latihan sampai gagal juga memiliki kelemahan seperti risiko latihan berlebihan. Dengan berlatih sampai gagal terlalu sering, ada kemungkinan terjadi overtraining.
Overtraining terjadi ketika tubuh tidak dapat pulih dengan baik dari rangsangan latihan. Alih-alih mengalamin kemajuan, justru akan mulai mengalami kemunduran.
Yang terjadi tubuh akan mengalami kelelahan kronis, nyeri otot terus menerus, nafsu makan berkurang, kualitas tidur buruk bahkan penurunan imunitas tubuh.
Oleh karena itu, Pastikan bahwa Anda menerapkan metode latihan ini secara efisien untuk menghindari overtraining.
Jadi intinya adalah metode latihan ini sangat bagus untuk Anda yang ingin memiliki massa otot yang besar. Namun, Anda harus perlu mendengarkan tubuh. Jangan memaksa tubuh untuk latihan sampai gagal jika Anda dalam keadaan yang tidak sehat.
Baca juga : Istilah Metode Latihan Dalam Fitness




