
Usia bukan penghalang bagi Toshisuke Kanazawa untuk terus berprestasi di dunia binaraga. Binaragawan asal Jepang tersebut berhasil meraih gelar nasional ke-19 setelah menjuarai kategori usia 85 tahun ke atas dalam Japan Masters Bodybuilding Championships pada 30 Agustus 2026, sehari setelah merayakan ulang tahunnya yang ke-90.
Prestasi tersebut menjadi bukti panjangnya perjalanan Kanazawa di dunia binaraga. Di tengah usianya yang sudah memasuki sembilan dekade, ia masih aktif berlatih dan mengikuti kompetisi.
Berdasarkan laporan The Guardian, Kanazawa telah mengoleksi 19 gelar nasional Jepang, termasuk dua gelar Mr. Japan yang diraihnya pada masa muda. Ia juga pernah meraih sejumlah gelar di kompetisi binaraga veteran tingkat dunia.
Kanazawa lahir di Prefektur Shimane, Jepang, pada 1936. Saat masih bersekolah, ia menekuni olahraga renang dan memiliki impian untuk mewakili Jepang di Olimpiade.
Ia dikenal memiliki kemampuan dalam nomor renang gaya bebas 1.500 meter. Namun, masalah otot membuat impiannya menjadi atlet renang Olimpiade tidak berjalan sesuai rencana. Ia kemudian mengalihkan fokusnya ke binaraga.
Keputusan tersebut membawanya ke jalur karier yang berbeda. Pada usia 24 tahun, Kanazawa berhasil meraih gelar Mr. Japan pertamanya. Ia kembali memenangkan gelar tersebut pada 1963, sebelum melanjutkan kiprahnya ke kompetisi internasional.

Pada 1967, Kanazawa mengikuti kompetisi Mr. Universe di Montreal, Kanada. Dalam ajang tersebut, ia berkompetisi bersama sejumlah nama besar binaraga, termasuk Arnold Schwarzenegger dan Sergio Oliva. Kanazawa menempati posisi keempat, sementara Oliva keluar sebagai pemenang.
Perjalanan Kanazawa tidak selalu berjalan mulus. Ia memutuskan pensiun dari kompetisi binaraga pada usia sekitar 34 tahun dan sempat meninggalkan dunia kompetitif selama bertahun-tahun.
Namun, pada usia 50 tahun, Kanazawa kembali menekuni binaraga. Salah satu motivasinya adalah keinginan untuk memberikan semangat kepada sang istri yang mengalami penyakit kronis.
Dalam wawancaranya dengan The Guardian, Kanazawa menceritakan bahwa ia menyadari kondisi fisiknya telah menurun setelah berhenti berlatih. Ia ingin menunjukkan kepada istrinya bahwa seseorang masih bisa berusaha mencapai sesuatu, meskipun menghadapi berbagai tantangan.
Tujuh tahun setelah kembali berkompetisi, Kanazawa berhasil memenangkan kejuaraan binaraga kategori masters. Sejak memasuki usia 80 tahun, ia juga tercatat meraih enam gelar World Masters.
Baca juga : 3 Atlet Indonesia Akan Berlaga di Mr. Olympia 2024




