Skip to content
Tiktok
Facebook-f
Twitter
Youtube
Have an account?
Login
Home
Health
Fitness Wellness
Training
Fat Loss
Nutritions
News & Events
Gym Profile
Gallery Events
Videos
Contact Us
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Menu
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Home
Nutrition
Benarkah Makanan Mentah Lebih Sehat Daripada Makanan Yang Dimasak?

Benarkah Makanan Mentah Lebih Sehat Daripada Makanan Yang Dimasak?

Makanan mentah selama ini dinilai lebih sehat dari segi gizi dibandingkan dengan makanan yang telah di masak atau diolah.
  • October 31, 2022
0
646

Makanan mentah selama ini dinilai lebih sehat dari segi gizi dibandingkan dengan makanan yang telah di masak atau diolah. Karena saat bahan makanan terkena suhu panas saat memasak, beberapa nutrisi bisa berkurang, bahkan hilang. Lantas benarkah konsumsi makanan mentah lebih baik daripada makanan yang telah dimasak? Berikut Reps ulas selengkapnya untuk Anda.

Mengenal Raw Diet

Raw diet atau diet makanan mentah adalah diet yang mana mengharuskan Anda konsumsi makanan yang belum dimasak atau diproses. Meskipun diet ini memiliki tingkat yang berbeda, semuanya melibatkan makanan yang tidak dipanaskan, tidak dimasak, dan tidak diproses, setidaknya 70% dari menu makanannya.

Dalam diet ini dapat konsumsi makanan fermentasi, biji-bijian bertunas, kacang-kacangan, biji-bijian, sayuran mentah dan buah. Beberapa vegetarian yang mengikuti diet ini juga menghilangkan produk hewani dan hanya makan makanan nabati. Walau masih konsumsi beberapa produk susu mentah, ikan, serta daging mentah.

Meski diklaim sehat, diet makanan mentah juga memunculkan beberapa masalah potensial. Diet ini juga sulit diikuti sehingga tidak banyak yang melakukannya dalam jangka panjang. Selain itu, beberapa makanan tertentu mengandung bakteri dan mikroorganisme berbahaya yang hanya dihilangkan saat memasak.

Manfaat konsumsi makanan mentah

Enzim makanan tidak rusak

Saat Anda mengonsumsi makanan, enzim pencernaan dalam tubuh Anda membantu memecahnya menjadi molekul yang dapat diserap. Namun ternyata makanan Anda juga mengandung enzim yang membantu pencernaan Anda.

Sayangnya enzim yang ada pada makanan akan dinonaktifkan bila terkena suhu yang tinggi. Ini terjadi pada suhu di atas 117°F (47°C). Dan ketika enzim makanan diubah selama proses memasak, akan butuh lebih banyak enzim yang dibutuhkan dari tubuh Anda untuk mencernanya. Pendukung diet mengklaim bahwa ini dapat menyebabkan kekurangan enzim, walaupun belum ada penelitian yang mendukung klaim ini.

Beberapa vitamin larut air hilang dalam proses memasak

Makanan mentah lebih kaya nutrisi daripada makanan yang dimasak. Selain karena beberapa nutrisi dinonaktifkan saat proses memasak, vitamin yang larut dalam air seperti vitamin C dan B sangat rentan hilang selama memasak. Sebuah penelitian menyebutkan bahwa, merebus sayuran dapat mengurangi kandungan vitamin yang larut dalam air hingga 50-60%.

Beberapa mineral dan vitamin A juga hilang selama memasak, meski pada tingkat yang lebih rendah. Sementara vitamin D, E dan K yang larut dalam lemak sebagian besar tidak terpengaruh saat memasak. Perebusan dapat menghasilkan kehilangan nutrisi terbesar, sedangkan mengukus, memanggang, dan menggoreng dapat mempertahankan nutrisi sayuran lebih baik. Jangan lupa, waktu pemrosesan pun mempengaruhi hilangnya nutrisi.

Manfaat konsumsi makanan yang sudah dimasak

Makanan lebih mudah dicerna

Mengunyah makanan adalah langkah pertama yang paling penting dalam proses pencernaan. Proses ini memecah potongan besar menjadi partikel kecil agar mudah dicerna. Makanan yang tidak dikunyah dengan benar akan membuat tubuh kesulitan untuk mencerna, serta memicu gas dan rasa kembung di lambung.

Dengan memasak makanan, sebagian serat dan dinding sel tumbuhan akan terpecah, sehingga memudahkan tubuh untuk mencerna dan menyerap nutrisi. Selain itu, memasak juga meningkatkan cita rasa dan aroma makanan sehingga membuatnya jauh lebih menyenangkan untuk disantap.

Memasak biji-bijian dan kacang-kacangan dengan benar tidak hanya meningkatkan daya cerna, tetapi juga mengurangi jumlah zat antinutrisi (senyawa yang menghambat kemampuan tubuh untuk menyerap nutrisi dalam makanan nabati) yang dikandungnya.

Meningkatkan kapasitas antioksidan pada beberapa sayuran

Memasak sayuran dapat meningkatkan ketersediaan antioksidan seperti berta-karoten (antioksidan yang diubah menjadi vitamin A) dan lutein. Selain itu antioksidan likopen juga akan lebih mudah diserap tubuh jika didapat dari makanan yang telah dimasak daripada makanan mentah. Antioksidan jenis ini dikaitkan dengan penurunan risiko kanker prostat dan penyakit jantung yang lebih rendah.

Satu studi menemukan bahwa memasak tomat dapat mengurangi kandungan vitamin C mereka sebesar 29%, sementara kandungan likopennya lebih dari dua kali lipat dalam waktu 30 menit memasak. Juga, total kapasitas antioksidan tomat meningkat lebih dari 60%.

Memasak membunuh bakteri dan mikroorganisme berbahaya

Makanan mentah mungkin sehat, namun beberapa jenis tertentu mungkin mengandung bakteri dan mikroorganisme yang tidak terlihat. Dengan memasak, bakteri yang menyebabkan penyakit bawaan makanan akan mati.

Meski begitu, buah dan sayur pada umumnya aman dikonsumsi mentah, asalkan telah dibersihkan dan tidak terkontaminasi. Beberapa sayuran yang mudah terkontaminasi bakteri adalah bayam, selada, tomat dan kecambah. Untuk itu Anda harus memasaknya terlebih dahulu.

Pada makanan hewani seperti daging, ikan, telur, dan susu seringkali terkandung bakteri E.coli, Salmonella, Listeria, dan Campylobacter yang dapat membuat Anda sakit. Sebagian besar bakteri tidak dapat bertahan hidup pada suhu di atas 140°F (60°C). Ini berarti memasak secara efektif membunuh bakteri dan mengurangi risiko penyakit bawaan makanan.

Kesimpulan

Memasak atau mengonsumsi makanan dalam kondisi mentah tetap memberikan manfaat kesehatan. Namun Anda harus memperhatikan jenis makananya, apakah mereka mengandung bakteri yang dapat membahayakan kesehatan atau tidak. Jika Anda ingin memasak makanan, pastikan untuk memperhatikan durasi dan cara memasak untuk menghindari hilangnya nutrisi penting dari makanan tersebut.

646
  • Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram

Related Post

News & Events
21 October 2025
RAMON DINO BERENCANA PINDAH KE MEN’S OPEN USAI JUARA DI CLASSIC PHYSIQUE OLYMPIA 2025
Competitive
3 May 2021
Konsumsi Pre-Workout Berlebihan Pria Ini Dilarikan ke Rumah Sakit

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reps Kitchen's

Training

Pria

  • October 28, 2024

3 Langkah Latihan Kaki Terbaik Untuk Pemula

  • June 5, 2024

Bangun Lengan Besar Dengan 6 Latihan Terbaik

Wanita

  • March 1, 2024

Latihan Kickboxing Terbaik Untuk Estetika dan Kekuatan Tubuh

  • May 22, 2023

3 Latihan Kaki Terbaik Untuk Wanita

globe-logo
logo-sportisi-4x9cm-1585645014
logo-scitec-4x9cm-1585645011
apparel gym

© 2026. Reps Fitness Indonesia.

  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Menu
  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions

Hubungi Kami

  • Tokopedia
  • Blibli
  • Tiktok Shop
  • Shopee