Skip to content
Tiktok
Facebook-f
Twitter
Youtube
Have an account?
Login
Home
Health
Fitness Wellness
Training
Fat Loss
Nutritions
News & Events
Gym Profile
Gallery Events
Videos
Contact Us
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Menu
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Home
Muscle Building
Deadlift dan Squat: Apa Perbedaannya?

Deadlift dan Squat: Apa Perbedaannya?

Deadlift dan squat adalah dua gerakan latihan dasar yang harus Anda masukkan ke dalam program latihan.
  • October 2, 2021
0
650

Deadlift dan squat adalah dua gerakan latihan dasar yang harus Anda masukkan ke dalam program latihan. Tidak hanya mampu membangun kekuatan seluruh tubuh, tetapi gerakan-gerakan ini juga mempengaruhi hipertrofi dan kinerja atletik secara signifikan.

Meskipun keduanya memiliki manfaat dan eksekusi gerakan yang hampir sama dalam membangun otot, namun deadlift dan squat memiliki beberapa perbedaan. Berikut Reps ulas untuk Anda.

SQUAT

Gerakan squat sering dilakukan saat leg day atau hari khusus melatih kaki, karena pola gerakannya melibatkan fleksi pinggul, lutut, dan pergelangan kaki secara simultan. Gerakan ini memiliki banyak variasi sehingga menjadi gerakan andalan saat melatih tubuh bagian bawah.

Cara melakukan gerakan squat adalah dengan menurunkan pinggul ke bawah sambil menahan tubuh dalam posisi tegak seperti saat Anda melakukan posisi jongkok.

Beberapa otot yang bekerja saat melakukan squat yakni:

Quadriceps

Stimulasi otot pada quadriceps atau otot paha depan saat melakukan squat, lebih besar daripada saat melakukan deadlift. Otot paha depan akan bekerja sangat aktif karena tinggi tingkat fleksi yang terjadi pada lutut. Jika Anda ingin membentuk otot paha yang besar adalah squat depan adalah jawabannya.

Gluteus

Sementara otot gluteus bertanggung jawab untuk ekstensi pinggul dan memainkan peran penting dalam squat, otot ini juga bekerja untuk meningkatkan stabilitas seluruh tubuh, khususnya pada titik terdalam squat. Untuk memaksimalkan otot gluteus, khususnya untuk wanita lakukan latihan low bar back squat.

Hamstring

Paha belakang atau hamstring memainkan peran sekunder dalam squat karena berkontraksi untuk meningkatkan stabilitas dan membantu selama fase eksentrik (posisi turun) squat. Otot ini juga bekerja untuk menjaga stabilitas sendi pinggul dan lutut saat Anda berdiri setelah melakukan squat.

Back

Spinal erector, lat, trap, dan rhomboid, semua bagian otot punggung ini berperan dalam menjaga posisi tubuh tetap tegak selama melakukan squat. Seluruh otot ini bergabung untuk menjaga tulang belakang agar tetap sejajar dan stabil sehingga mengurangi risiko cedera.

Betis

Saat melakukan squat, betis berkontraksi untuk menjaga agar kaki tetap menempel di lantai, memfasilitasi stabilitas, dan membantu dalam fase mengangkat.

Manfaat squat

  • Menguatkan otot kaki.
  • Meningkatkan kekuatan dan massa otot tubuh.
  • Mengembangkan kekuatan, gerakan, daya tahan, kekuatan, dan kebugaran.

Baca juga: Variasi latihan squats dari sang juara.

DEADLIFT

Sama halnya dengan squat, deadlift memiliki sejumlah variasi yang akan melatih otot dengan cara yang sedikit berbeda. Namun semuanya berdasar pada deadlift konvensional.

Pola gerakan deadlift dan squat memang cenderung mirip, namun ada perbedaan yang jelas pada tingkat fleksi sendi lutut yang lebih kecil. Karena kaki lebih lurus dalam deadlift, pinggul akan bekerja jauh lebih berat.

Tiga variasi deadlift umum yang dapat digunakan untuk mengembangkan kekuatan rantai posterior adalah deadlift konvensional, sumo dan trap bar.

Beberapa otot yang bekerja saat melakukan deadlift yakni:

Hamstring

Dalam deadlift, otot paha belakang atau hamstring lebih banyak ditargetkan daripada saat squat. Ini disebabkan oleh berkurangnya jumlah fleksi lutut dan akibat penekanan pada ekstensi pinggul. Otot ini juga berfungsi untuk menstabilkan sendi lutut selama deadlift.

Gluteus

Otot gluteus bertanggung jawab untuk mendorong ekstensi pinggul saat melakukan deadlift. Pengangkat yang memiliki gluteus lemak mungkin akan merasakan tekanan di area punggung bawah, bukan gluteus.

Quadriceps

Meski tingkat fleksi lutut berkurang, lutut tetap harus memanjang saat bar diangkat. Paha depan membantu dalam tarikan dan bekerja untuk meningkatkan stabilitas gerakan.

Back

Sama seperti pada squat, seluruh bagian otot punggung harus berkontraksi untuk menjaga kestabilan untuk mencegah cedera. Kegagalan untuk melibatkan otot-otot tersebut dengan benar akan menyebabkan fleksi tulang belakang yang berlebihan.

Betis

Dalam deadlift, beris membantu menghasilkan tenaga dan memfasilitasi ekstensi lutut dan punggung yang efisien. Dengan betis yang kuat, gerakan tubuh saat deadlift akan menjadi lebih stabil.

Manfaat deadlift:

  • Meningkatkan kapasitas kekuatan, kinerja otot, dan meningkatkan kinerja atletik.
  • Meningkatkan kekuatan dan massa otot pada hamstring, gluteus, dan back.
  • Latihan yang efisien karena melibatkan seluruh otot tubuh.
650
  • Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram

Related Post

Supplement
7 January 2014
5 Suplemen Pembangun Energi Daya Tahan Latihan Anda
Fat Loss
15 December 2015
3 hal yang dapat mengontrol rasa lapar selama diet

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reps Kitchen's

Training

Pria

  • October 28, 2024

3 Langkah Latihan Kaki Terbaik Untuk Pemula

  • June 5, 2024

Bangun Lengan Besar Dengan 6 Latihan Terbaik

Wanita

  • March 1, 2024

Latihan Kickboxing Terbaik Untuk Estetika dan Kekuatan Tubuh

  • May 22, 2023

3 Latihan Kaki Terbaik Untuk Wanita

globe-logo
logo-sportisi-4x9cm-1585645014
logo-scitec-4x9cm-1585645011
apparel gym

© 2026. Reps Fitness Indonesia.

  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Menu
  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions

Hubungi Kami

  • Tokopedia
  • Blibli
  • Tiktok Shop
  • Shopee