Reverse Diet: Makan Lebih Banyak Untuk Hasil Lebih Baik

Diet identik dengan pemotongan kalori yang kita konsumsi sehari-hari. Namun ternyata ada satu diet yang memperbolehkan Anda untuk makan lebih banyak. Diet ini sebut Reverse Diet atau Diet Terbalik.

Diet ini dilakukan oleh seorang atlet bernama Desiree Scoggin. Alih-alih memotong kalori dan meningkatkan waktu berlari di treadmill, ia merubah pola makannya dengan meningkatkan metabolisme secara bertahap dengan menambahkan kalori ke dalam makanannya sambil mengurangi kardio.

Apakah cara ini berhasil? Mari Reps ulas untuk Anda.

Cara melakukan reverse diet

Hal pertama yang perlu Anda ketahui adalah bahwasanya makanan adalah bahan bakar untuk tubuh Anda beraktivitas, sehingga Anda tidak perlu takut untuk mengonsumsinya. Terlebih total kalori relatif terhadap tingkat aktivitas, massa otot, dan tujuan setiap orang.

Jika Anda telah melakukan diet dengan defisit kalori selama 8-16 minggu, Anda bisa beralih pada metode diet ini. Anda tidak perlu merubah pola latihan karena bertambah atau berkurangnya berat badan tergantung pada fase apa Anda saat ini, apakah bulking, cutting, atau maintenance. Semua kembali pada pola makan.

Kuncinya adalah menambahkan kalori secara perlahan dengan jumlah yang bervariasi berdasarkan masing-masing individu.

Bagaimana mengetahui diet tersebut berhasil?

Untuk mengetahui apakah diet ini berhasil, Anda hanya perlu mendengarkan tubuh Anda dan melihat bagaimana responnya.

Buatlah catatan yang dapat Anda koreksi setiap minggunya berupa timbangan berat badan setiap harinya dan beberapa respon tubuh yang perlu Anda catat. Kemudian pilih satu hari dalam seminggu untuk mengevaluasi perubahan tubuh Anda.

Anda akan melihat bahwa berat badan Anda sebenarnya berfluktuasi sepanjang minggu. Akan ada kenaikan atau bahkan turun. Dengan metode penimbangan berat badan harian, Anda juga dapat mempelajari apa yang Anda makan, apakah itu dapat membuat berat badan Anda cenderung cepat naik atau tidak.

Manfaat reverse diet bagi tubuh

Meski keliatannya tidak masuk akal, nyatanya reverse diet memiliki banyak manfaat, seperti meningkatkan metabolisme, menyediakan energi lebih baik untuk Anda berolahraga, hingga memperbaiki komposisi tubuh.

Daripada membatasi hanya konsumsi sayuran dan dada ayam setiap hari, diet ini memberikan Anda kelonggaran untuk makan makanan favorit Anda. Hal ini tentu dapat mempengaruhi mood Anda.

Untuk mendapatkan manfaat penuh dari diet terbalik, dia menjelaskan, Anda harus tetap berpikiran terbuka, karena Anda perlu bereksperimen dengan tubuh Anda untuk melihat apa yang berhasil.

Efek negatif diet reverse

Reverse diet adalah diet yang hampir tidak efek samping negatif selama dilakukan dengan bijak. Satu-satunya hal yang bisa terjadi adalah jika Anda terus menaikkan kalori ke titik dimana sistem pencernaan melambat karena banyaknya jumlah makanan yang Anda konsumsi. Cara memperbaikinya adalah dengan melakukan cycling fase reverse diet dengan fase cutting.

Untuk menghindari hal negatif, Scoggin merekomendasikan untuk mengonsumsi setidaknya 20 gram serat per hari, juga memilah makanan yang bersih, sehat, serta menjaga kesehatan pencernaan dengan mengonsumsi probiotik.

Baca juga: Seberapa pentingkah serat dalam membangun otot?

Kesimpulan

Setelah menerapkan reverse diet selama beberapa minggu, Scoggin menjelaskan 4 poin utama dari pengalamannya tersebut, yakni:

  • Dalam diet ini, Anda dapat meningkatkan kalori dan melakukan pemeriksaan total setiap minggu untuk memastikan tubuh Anda berkembang sesuai dengan yang Anda inginkan. Turunkan sesi kardio secara perlahan dan hilangkan sesi kardio setelah 4-6 minggu.
  • Tidak ada istilah buruk bagi semua makanan. Jika Anda berpikir tidak dapat menangani karbohidrat atau lemak, ini adalah cara terbaik untuk bereksperimen dan mencari tahu apa yang paling baik untuk tubuh Anda.
  • Pastikan konsumsi probiotik dan minuman sehat lain untuk menjaga kesehatan pencernaan.
  • Tetap berpikiran terbuka dengan reverse diet. Pastikan Anda melacak kemajuan secara objektif dan jangan hanya mengandalkan skala untuk melacak perubahan.

Namun jangan lupa selain poin penting di atas, Anda harus tetap mengimbangi diet ini dengan berolahraga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *