Skip to content
Tiktok
Facebook-f
Twitter
Youtube
Have an account?
Login
Home
Health
Fitness Wellness
Training
Fat Loss
Nutritions
News & Events
Gym Profile
Gallery Events
Videos
Contact Us
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Menu
  • Home
  • Health
  • Fitness Wellness
  • Training
  • Fat Loss
  • Nutritions
  • News & Events
  • Gym Profile
  • Gallery Events
  • Videos
  • Contact Us
Home
Health
Kanker Lambung Bisa Berawal Dari Bakteri Di Mulut

Kanker Lambung Bisa Berawal Dari Bakteri Di Mulut

  • May 18, 2026
0
2
kanker

Penelitian terbaru menunjukkan adanya hubungan kuat antara bakteri mulut dan kanker lambung.

Dikutip dari Fox News, Sebuah studi yang diterbitkan dalam jurnal Cell Report Medicine meneliti mikrobioma usu pada feses dan mikrobioma mulut dari air liur dan lidah.

Para ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Universitas Shanghai Jiao Tong dan BGI Genomics menganalisis 404 sampel dari pasien Tiongkok untuk membandingkan kanker lambung dan gastritis kronis.

Mereka menemukan adanya perbedaan mikrobioma usus pada pengidap kanker lambung. Ada sebanyak 28 spesies bakteri usus yang berbeda.

Sebagian besar adalah bakteri yang biasanya berasal dari mulut, termasuk Streptococcus, yang menyebabkan radang tenggorokan, lactobascillus, dan bakteri asam laktat lainnya.

Sebanyak 20 spesies oral-usus ditemukan baik dalam air liur maupun tinja yang mana hal ini lebih umum ditemukan di usus pasien kanker lambung.

Temuan ini menunjukkan adanya penularan bakteri dari mulut ke usus, setelah ditemukan bahwa bakteri oral sangat mirip dengan bakteri usus pada orang yang sama.

“Studi ini menunjukkan bagaimana mikrobioma di satu area bisa bermigrasi dan memengarushi kemampuan kanker untuk bertumbuh di bagian tubuh lain,” kata Direktu Onkologi Ginekologi, Dr Brian Slomovitz dikutip dari Fox News.

Menurutnya, pemicu kanker lambung biasanya bersifat inflamasi, seperti infeksi H.pylori. Peradangan ini menyebabkan kerusakan sel mukosa tempat bakteri penghasil asam laktat bisa berkembang biak. Hal ini membantu menjelaskan mengapa kanker masih berkembang bahkan setelah pengobatan infeksi H.pylori.

Slomovitz mengatakan bahwa temuan baru ini diterapkan untuk menggunakan air liur sebagai alat deteksi dini kanker, yang dapat membantu mengidentifikasi penyakit tersebut bahkan pada tahap prakanker.

“Mungkin kita akan mengetahui, dengan mengubah mikrobioma, kita dapat membantu mengobati kanker dengan lebih baik (dalam kombinasi dengan imunoterapi atau kemoterapi) atau bahkan mencegah kanker,” katanya.

“Hasil ini akan menjadi landasan untuk penelitian di masa mendatang. Namun, kami belum siap untuk menerapkannya dalam praktik klinis,” tambahnya.

Baca juga : Makan ikan mencegah kanker

2
  • Share
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on pinterest
Share on telegram

Related Post

Fat Loss
25 March 2014
Latihan kardio dapat mencuri massa otot Anda
News & Events
22 May 2017
Produk Beras “I-Rice” Unjuk Gigi adakan Event Body Contest

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Reps Kitchen's

Training

Pria

  • October 28, 2024

3 Langkah Latihan Kaki Terbaik Untuk Pemula

  • June 5, 2024

Bangun Lengan Besar Dengan 6 Latihan Terbaik

Wanita

  • March 1, 2024

Latihan Kickboxing Terbaik Untuk Estetika dan Kekuatan Tubuh

  • May 22, 2023

3 Latihan Kaki Terbaik Untuk Wanita

globe-logo
logo-sportisi-4x9cm-1585645014
logo-scitec-4x9cm-1585645011
apparel gym

© 2026. Reps Fitness Indonesia.

  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions
Menu
  • Advertise with Us
  • Privacy Policy
  • Terms & Conditions

Hubungi Kami

  • Tokopedia
  • Blibli
  • Tiktok Shop
  • Shopee